BANTENRAYA.COM – Berikut adalah tata cara, lafaz niat puasa dzulhijjah bacaan Arab dan latin.
Puasa sunah pada awal bulan Dzulhijjah menjadi anjuran Rasulullah saw.
Bahkan, Rasulullah bersabda dalam berbagai riwayat shahih siapa saja yang mengerjakan puasa sunah Dzulhijjah maka akan mendapatkan pahala yang berlipat ganda.
Baca Juga: Tiba di Bandara Soetta, Jenazah Eril Langsung Dibawa ke Bandung
Selanjutnya, mengerjakan amalan puasa Dzulhijjah bisa mendapat pahala seperti puasa satu tahun dan juga dibebaskan dari siksa api neraka.
Tidak hanya puasa, Rasulullah juga menganjurkan umat muslim melakukan berbagai amalan baik di awal bulan Dzulhijjah tersebut.
Pasalnya Rasulullah bersabda jika Allah lebih mencintai seseorang yang melakukan amal shalih saat 10 hari pertama dibulan Dzulhijjah.
Baca Juga: Covid-19 Kembali Menggeliat, Luhut Binsar Pandjaitan Siagakan Tim Khusus
Dikutip BantenRaya.Com dari portal islam.nu.or.id pada Minggu 12 Juni 2022, puas pada bulan Dzulhijjah disunnahkan dilakukan pada puasa 1 sampai 7 Dzulhijjah dan puasa tarwiyyah pada 8 Dzulhijjah serta puasa Arafah pada 9 Dzulhijjah.
Berikut juga disampaikan niat berpuasa secara arab latin dan artinya untuk menyempurnakan puasa anda.
Puasa Dzulhijjah sendiri diriwayatkan sejumlah ulama dan hadits shahih.
Baca Juga: Sego Pecel Madiun Bu Bejo Jadi Alternatif Sarapan Murah dan Sehat
Rasulullah SAW bersabda,
مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهَا أَحَبُّ إِلَى اللهِ مِنْ هٰذِهِ الأَيَّامِ. يَعْنِيْ أَيَّامَ الْعَشْرِ. قَالُوا يَا رَسُولَ اللهِ وَلَا الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللّٰهِ قَالَ وَلَا الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللّٰهِ إِلَّا رَجُلٌ خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ فَلَمْ يَرْجِعْ مِنْ ذَلِكَ بِشَيْءٍ
Artinya: “Tidak ada hari dimana amal shalih padanya lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini, yakni 10 hari pertama Dzulhijjah. Para sahabat bertanya: ‘Tidak juga dari jihad fi sabilillah?’ Beliau menjawab: ‘Jihad fi sabilillah juga tidak, kecuali seseorang yang keluar dengan diri dan hartanya lalu ia tidak kembali dengan satupun dari keduanya.”
Selanjutnya, Rasulullah juga menyampaikan berbagai keutamaan puasa Dzulhijjah bagi yang mengerjakan.
Baca Juga: 6 Pertanyaan di Alam Kubur Yang Menentukan Masuk Surga Atau Tidak
Berikut adalah beberapa di antaranya:
1. Dilipatgandakan pahala
Pahala ibadah pada sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah mendapatkan pelipatan pahala dibanding ibadah di bulan lainnya. Rasulullah ﷺ bersabda,
مَا مِنْ أَيَّامٍ أَحَبَّ إِلَى اللّٰهِ أَنْ يُتَعَبَّدَ لَهُ فِيْهَا مِنْ عَشْرِ ذِي الْحِجَّةِ يَعْدِلُ صِيَامُ كُلِّ يَوْمٍ مِنْهَا بِصِيَامِ سَنَةٍ وَقِيَامُ كُلِّ لَيْلَةٍ مِنْهَا بِقِيَامِ لَيْلَةِ الْقَدْرِ
2. Penghapusan dosa
Baca Juga: Lirik Lagu Run dari Album Proof Milik BTS Lengkap dengan Terjemahannya
Berpuasa pada tanggal 9 Dzulhijjah (hari Arafah) dapat menghapus dosa selama dua tahun. Rasulullah SAW bersabda:
صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِي بَعْدَهُ وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُوْرَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِيْ قَبْلَهُ
Artinya: “Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyura (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu” (HR Muslim).
Baca Juga: Daftar 100 Nama Pinjol Legal dan Memiliki Izin dari OJK April 2022
Menurut mayoritas ulama, dosa-dosa yang dihapus sebab puasa Arafah adalah dosa kecil (An-Nawawi, Syarah Muslim, juz 3, h. 113).
3. Hari pembebasan dari siksa neraka
Termasuk keutamaan hari Arafah adalah Allah lebih banyak membebaskan hamba-Nya dari api neraka pada hari ini dibanding hari-hari lainnya.
Rasulullah SAW bersabda:
Artinya: “Tidak ada hari dimana Allah membebaskan hamba dari neraka lebih banyak daripada Hari Arafah, dan sungguh Dia mendekat lalu membanggakan mereka di depan para Malaikat dan berkata: ‘Apa yang mereka inginkan?” (HR Muslim).
Baca Juga: Pemakaman Eril akan Disiarkan Langsung di Televisi dan Instagram
Sebagian ulama sendiri membagi waktu puasa pada bulan Dzulhijjah, yakni tanggal 1 sampai 9 Dzulhijjah. Khusus, tanggal 8 dinamakan puasa Tarwiyyah dan tanggal 9 dinamakan puasa Arafah.
Sama seperti puasa pada umumnya, puasa sunah Dzulhijjah dimulai terbit fajar sampai terbenamnya matahari.
Bagi orang yang memiliki utang puasa Ramadhan, diperbolehkan untuk mengqadhanya bersamaan puasa sunnah Dzulhijjah.
Baca Juga: Pemakaman Eril akan Disiarkan Langsung di Televisi dan Instagram
Bahkan, menurut Sayyid Bakri Syatha (w. 1892 M.) dengan mengutip fatwa Al-Barizi menjelaskan, andaikan puasanya hanya niat qadha, maka mendapat pahala keduanya.
Misalnya bertepatan hari Arafah seseorang melakukan puasa qadha Ramadhan dengan niat qadhanya saja, secara otomatis juga memperoleh kesunnahan puasa Arafah (Sayyid Bakri, Hâsyiyah I’ânah at-Thaâlibîn, juz 2, h. 224).
Niat Puasa Sunnah Dzulhijjah Sebagaimana puasa pada umumnya, waktu niat puasa Dzulhijjah adalah pada malam hari, yakni sejak terbenamnya matahari sampai terbit fajar.
Baca Juga: Kumpulan Nama Bayi Perempuan Islami Berawalan Huruf A Lengkap Beserta Maknanya
Berikut adalah lafal niatnya:
1. Niat puasa dari tanggal 1 sampai 7 Dzulhijjah
نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ ذِيْ الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma syahri dzil hijjah sunnatan lillâhi ta‘âlâ.
Artinya: “Saya niat puasa sunnah bulan Dzulhijjah karena Allah ta’âlâ.”
Baca Juga: Begini Saran dari dr Zaidul Akbar Jika Kamu Memiliki 6 Tanda Ini
2. Niat pada pada tanggal 8 Dzulhijjah (hari Tarwiyah)
نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma tarwiyata sunatan lillâhi ta‘âlâ.
Artinya: “Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah ta’âlâ.”
Baca Juga: Sinopsis Woori The Virgin Episode 11, Lengkap dengan Link Nonton
3. Niat puasa pada tanggal 9 Dzulhijjah (hari Arafah)
نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma arafata sunnatan lillâhi ta’âlâ.
Artinya: “Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah ta’âlâ.”
Hanya saja, karena puasa Dziulhijjah merupakan puasa sunnah, maka bagi orang yang lupa niat pada malam hari, boleh niat siang harinya, yakni dari pagi hari sampai sebelum tergelincirnya matahari (waktu zuhur), selagi ia belum melakukan hal-hal yang dapat membatalkan puasa.
Baca Juga: Lirik Lagu No Idea Karya Don Toliver yang Viral di TikTok
Berikut adalah lafal niat ketika siang hari:
1. Niat puasa dari tanggal 1 sampai 7 Dzulhijjah
نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ شَهْرِ ذِيْ الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i syahri dzil hijjah sunnatan lillâhi ta’âlâ.
Artinya: “Saya niat puasa sunnah bulan Dzulhijjah hari ini karena Allah ta’âlâ.”
Baca Juga: 7 Aturan yang Harus Dipatuhi Warga Saat Ziarah ke Makam Eril
2.Niat pada pada tanggal 8 Dzulhijjah (hari Tarwiyyah)
نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i tarwiyata sunnatan lillâhi ta’âlâ.
Artinya: “Saya niat puasa sunnah Tarwiyah hari ini karena Allah ta’âlâ.”
Baca Juga: PERDANA! Deddy Corbuzier Tampil Stand Up Comedy di Acara Somasi, Bahas Pernikahan
3. Niat puasa pada tanggal 9 Dzulhijjah (hari Arafah)
نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِعَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i arafata sunnatan lillâhi ta’âlâ.
Artinya: “Saya niat puasa sunnah Arafah hari ini karena Allah ta’âlâ.”. ***


















