BANTENRAYA.COM – Walikota Cilegon Helldy Agustian kembali memberikan warning atau peringatan soal validasi data terpadu kesejahteraan sosial jangan sampai ada rekayasa penerima bantuan sosial atau bansos.
Hal itu disampaikan Helldy karena sebelumnya ada kejadian salah satu warga di Kelurahan Gunung Sugih yang sudah pindah ke Anyer dan rumahnya mewah masih mendapatkan bantuan.
Helldy berharap kejadian serupa tidak lagi terjadi.
Baca Juga: Ketua Paguyuban Lurah Cilegon Muhriji Letakkan Jabatan, Pemilihan Segera Dilakukan?
Helldy mengingatkan kembali kepada ketua RT, RW, Dinas Sosial atau Dinsos Kota Cilegon, Camat dan Lurah.
Helldy menyampaikan, evaluasi bansos penting dilakukan, sehingga tidak lagi terulang kejadian warga yang mampu masih mendapatkan.
Bahkan, jangan lagi ada anggapan jika keluarga RT saja yang masuk daftar dan menerima bantuan.
Baca Juga: Kota Serang Jadi Tuan Rumah Popda dan Peparpeda Banten, Begini Harapan Walikota Syafrudin
“Ini masih ada di Kelurahan Gunung Sugih, warganya mampu, rumahnya mewah dan sudah pindah di Anyer masih dapat bantuan. Saya sudah perintahkan Dinsos untuk mengembalikan,” katanya saat sambutan rapar koordonasi hibah daj bansos di Aula Setda II Cilegon, Senin 30 Mei 2022.
“Jadi saya minta disampaikan kepada lurah untuk mendata dengan valid sehingga bantuan baik dari APBD dan APBN bisa tepat sasaran. Jangan sampai ada lagi penyalahgunaan data,” ujarnya.
Helldy menambahkan, pihaknya juga meminta bagi penerima Bansos untuk menggunakan sesuai dengan kebutuhan.
Baca Juga: Warga Pabean Kota Cilegon Inginkan Pengembangan Wisata dan Infrastruktur
Jangan juga bantuan yang diberikan pemerintah tidak memilik hasil yang baik.
“Saya juga sampaikan, jangan ada ketergantungan dengan bantuan. Kami minta untuk digunakan dengan baik,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinsos Kota Cilegon Nur Fatma menyampaikan, pada 2022 pihaknya sudah menyalurkan berbagai bantuan, yakni program sebako tahap bawal Januari dan Maret sebanyak 17.515 Keluraga Penerima Manfaat (KPM), tahap II April 16.489 KPM dan Mei sebanyak 16.193 KPM.
Baca Juga: Apakah 1 Juni Tanggal Merah? Simak Penjelasan dan Tanggal Merah Lainnya Tahun 2022
Lalu ada bantuan minyak goreng sebanyak 16.193 KPM masing-masing Rp300 ribu.
Jaminan Sosial Rakyat Banten Bersatu (Jamsos Ratu) target 2.137 Rumah Tangga Sasaran (RTS) yang akan cair pada triwulan IV nanti sebesar Rp1 juta.
Program terakhir yaitu Jaminan Sosial Cilegon Bermartabat sebanyak 2.137 RTS rencana triwulan II sebesar Rp1 juta.
Baca Juga: Link Nonton Drakor Bloody Heart Episode 9 Resmi Disertai Sinopsis dan Jam Tayang Hari Ini
“Ini ada dari APBN, APBD provinsi dan kota. Kami harap yang belum tersalurkan bisa mendapatkan kelancaran. Selanjutnya masih ada Rutilahu, biaya pemakaman dan juga hibah yang juga kami akann ealisasikan” pungkasnya. ***
Walikota Cilegon Helldy Agustian ingatkan RT tak rekayasa data penerima Bansos, (Uri/BantenRaya.Com)



















