BANTENRAYA.COM – Vaksin lengkap menjadi syarat wajib bagi calon haji atau calhaj yang akan berangkat haji tahun 2022.
Vaksin lengkap sendiri akan menjadi persyaratan calon haji mendapatkan visa.
Pembahasan mengenai vaksin lengkap ini disampaikan oleh Ketua Panitia Pelaksana Bimbingan Manasik atau Bimsik Tingkat Kota Serang Deni Rusli.
Baca Juga: AWAS! Buang Sampah Sembarangan di Kota Serang Bakal Kena Denda Rp50 Juta
Ketentuan itu disampaukan pada acara Bimsik Tingkat Kota Serang yang dilaksanakan oleh Kemenag Kota Serang sejak Minggu 22 Mei hingga Senin 23 Mei 2022.
“Vaksin itu persyaratan untuk menerbitkan visa. Kalau vaksinnya tidak dosis dua minimal, vaksin tidak bisa keluar,” ujarnya.
Deni Rusli menjabarkan, bukti vaksin lengkap itu dari aplikasi Siskoat atau aplikasi Peduli Lindungi.
Baca Juga: Link Download Aturan Baru Soal KTP di Permendagri Nomor 73 Tahun 2022
Kemudian setelah ditarik bukti vaksin lengkap dikirim ke Kedubes Arab Saudi di Jakarta untuk penerbitan visanya.
“Karena vaksin itu akan ngelink ke aplikasi Arab Saudi namanya Tawakalna,” beber dia.
Meskipun sudah melakukan biaya pelunasan ibadah haji (BPIH) tidak bisa melakukan penerbitan visa.
Baca Juga: Beredar Video Pengakuan Lain Habib Abdul Qodir, Disebut Dipaksa Berbicara Usai Gus Thuba Viral
“Jadi visa perjalanan haji tersebut tidak akan terbit, kalau tidak lengkap tidak ada visa tidak akan berangkat,” katanya.
“Karena ini aturan yang dibuat Arab Saudi salah satunya harus PCR dan Vaksin Lengkap,” terang Deni Rusli.
Ia memastikan, seluruh calhaj asal Kota Serang telah divaksin, sehingga dipastikan siap layak terbang ke Tanah Haram.
Baca Juga: Waspada! OJK Kembali Temukan 100 Pinjol Ilegal Hanya dalam Waktu Sebulan
“Ini udah divaksin semua. Ketentuannya dosis dua, ini sudah ada boster. Tapi kebanyakan dosis dua. Jadi untuk vaksin aman dan sudah ditarik,” terang dia.
Deni Rusli mengatakan, kuota haji Kota Serang tahun 2022 sebanyak 399 orang.
Dari 399 diantaranya 20 orang yang menunda keberangkatannya, karena suami atau istrinya tidak berangkat, hamil kurang dari 14 Minggu, hamil besar, dan ada yang ingin mendampingi orang tuanya.
Baca Juga: Sosok yang Ditampar Pengendara Pajero Sport Arogan adalah Steven Setiono Crazy Rich Surabaya?
Lalu sembilan orang mengajukan mutasi pemberangkatan dari daerah lain, dan satu calon jamaah haji (calhaj) meninggal dunia.
“Jadi 369. Tapi saya yakin kuota 399 ini akan terpenuhi, karena ada kuota cadangan 51 orang,” ungkapnya.
“Kuota cadangan ini mereka juga konfirmasi pelunasan, kemudian vaksin sudah, MCO sudah, dan nanti tanggal 24 Mei, dan 25 Mei ada pemeriksaan tahap ke dua di RSUD Kota Serang,” katanya.
Baca Juga: 4 Perbedaan Cacar Monyet dengan Cacar Air, Ternyata Gejalanya Hampir Mirip
Deni Rusli menyebutkan, pemberangkatan calhaj asal Kota Serang mulai dijadwalkan bulan depan.
“Berangkat antara 4 Juni sampai 3 Juli,” sebutnya.
Wakil Walikota Serang Subadri Ushuludin mengaku bersyukur warga Kota Serang bisa berangkat haji tahun ini, karena sempat tertunda selama dua tahun akibat Pandemi Covid-19.
Baca Juga: Segini Pendapatan dan Kekayaan Fabio Quartararo Hasil Balapan di MotoGP hingga Tahun Ini
“Saya berharap kepada bapak ibu selalu bersyukur kepada Allah SWT, karena tidak semua warga Kota Serang yang sudah daftar bisa berangkat tahun ini,” katanya.
Subadri pun meminta kepada para calon jemaah haji untuk senantiasa menjaga kesehatan, karena waktu pemberangkatan sudah dekat.
“Pesan kami buat bapak ibu jaga kesehatan supaya semuanya berangkat, balik lagi ke Kota Serang dalam keadaan sehat selamat, mendapat gelar haji yang mambrur dan mabruroh,” harapnya. ***

















