BANTENRAYA.COM- Pada saat hari perhitungan amal di akhirat kelak, hal yang pertama kali bakal dihisab merupakan shalat. Hal ini menunjukan betapa pentingnya ibadah yang satu ini.
Dalam suatu hadist, Rasulullah SAW bersabda “Sesungguhnya pertama kali yang di hisab (ditanya dan diminta pertanggungjawaban) dari segenap amalan seseorang hamba di hari kiamat kelak merupakan shalatnya. Bila shalatnya baik maka beruntunglah Ia dan bilamana shalatnya rusak, sungguh kerugian menimpanya”(HR.Tirmidzi), dilansir BANTENRAYA.COM dari kanal youtube NS BOR CHANNEL tanggal 9 Juni 2021.
Untuk itu, sangat penting bagi kita untuk rutin mendirikan shalat. Namun di jaman yang sudah modern seperti sekarang ini, tampaknya tidak sedikit orang yang sudah mulai memandang remeh shalat.
Bahkan, karena suatu argumen yang sepele saja, seseorang dapat dengan mudah meninggalkan shalat. Bahkan kini tidak sedikit orang yang menganggap bahwa shalat itu hanya sebagai rutinitas ibadah semata.
Baca Juga: Kasus Kekerasan Seksual pada Perempuan dan Anak di Pandeglang Tinggi
Ada juga seseorang yang melaksanakan shalat karena terpaksa dan lain sebagainya. Hal-hal semacam inilah penyebab seseorang yang rajin shalat namun masuk neraka.
Karena dalam melaksanakan ibadah tersebut mereka tidak dengan tutorial ikhlas mengerjakannya. Berikut ini ada beberapa golongan yang rajin shalat namun masuk neraka.
1. Shalat namun suka berdusta.
Berdusta merupakan salah satu dosa besar dan diancam siksa yang pedih di akhirat kelak. Di zaman semacam ini, kebohongan tampaknya sudah menjadi suatu kebiasaan di kalangan masyarakat.
Padahal, sekecil apapun suatu kebohongan akan tetap dianggap sebagai dosa besar. Meskipun ada seseorang yang rajin shalat dan ibadahnya akan sia-sia semata.
Baca Juga: Tragis! Akhir Kisah Sewu Dino dari SimpleMan: Korban Kekejaman Santet Menjadi-jadi
Karena kebohongannya itu akan menghapus amal-amalnya dan jika Ia mati dalam keadaan tidak bertaubat kepada Allah, maka dia akan dimasukan ke dalam neraka.
Allah SWT berfirman “Sesungguhnya yang mengada-adakan kebohongan hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah, dan mereka itulah orang-orang pendusta”(QS. An-Nahl ayat 105).
Berbohong merupakan ciri-ciri orang yang munafik, untuk itulah kita sebagai umat Islam wajib menjauhi yang namanya tindakan dusta, karena itu dapat menyengsarakan kita baik di dunia maupun di akhirat.
2. Shalat namun minum minuman keras
Hal ini tidak jarang kita jumpai dikalangan masyarakat, tidak sedikit sekali orang yang memperbuat shalat namun suka meninum minuman keras.
Baca Juga: ASDP Diminta Evaluasi Kartu Ferizy, Gapasdap Merak: Ganti Saja dengan eToll atau eMoney
Inilah akibatnya jika menganggap shalat hanya sebagai suatu rutinitas semata, sehingga dalam melaksanakannya tidak dibarengi dengan hati yang ikhlas.
Minuman keras merupakan segala jenis minuman yang memabukan dan minuman semacam ini sangat dilarang oleh agama Islam.
Tidak sedikit orang yang shalat belum tentu dapat terhindar minuman keras (khamr).
Rasulullah SAW sendiri berkata bahwa setiap minuman keras itu merupakan induk dari segala macam kejahatan.
Bahkan Rasulullah SAW juga melarang setiap muslim untuk mendekati khamr, apalagi meminum baik sedikit atau tidak sedikit.
Baca Juga: Muhasabah Diri Salah Satu Kunci Meningkatkan Keimanan kepada Allah SWT
Khamr merupakan barang haram yang tidak boleh diminum oleh orang-orang yang beragama Islam.
Rasulullah SAW juga melaknat orang-orang yang berhubungan dengan minuman keras (khamr), untuk itu sebagai umat. Islam wajib hukumnya untuk menghindari khamr dan menjauhinya.
Dan segeralah bertaubat jika pernah meminum minuman keras. Karena meskipun shalatnya rajin, tapi jika suka minuman keras maka neraka akan menjadi tempat kembalinya.
Rasulullah SAW bersabda “Barang siapa minum khamr, tentu Allah memberi minum kepadanya air panas neraka jahannam”(HR.Al Bazzar).
3. Shalat namun percaya dukun
Orang yang shalat namun Ia percaya terhadap dukun atau tukang ramal merupakan salah satu orang yang dapat dikatakan shalat namun Ia masuk neraka.
Seperti yang kita ketahui, dukun merupakan orang yang mengaku bahwa dia mengetahui perkara-perkara ghaib dan tersembunyi.
Dalam hadist riwayat Imam Muslim, orang yang percaya dukun maka maka shalatnya tidak akan diterima selama 40 hari.
Selain itu, percaya dengan dukun merupakan termasuk dalam kategori dosa besar, karena hanya Allah sajalah yang maha mengetahui segala sesuatu.
Percaya kepada dukun termasuk kategori orang musyrik, karena dukun itu merupakan orang yang bersekutu dengan bangsa jin, dan jika kita mempercayainya, maka kita akan terkena dosa syirik.
Untuk itu, jika ada orang yang sholat namun mempercayai dukun, benda pusaka dan sejenisnya, maka ia akan terancam dosa yang sangat besar.
Rasulullah SAW bersabda “Barang siapa yang mendatangi tukang ramal atau dukun kemudian ia membenarkan apa yang dikatakannya itu, maka sesungguhnya ia sudah ingkar kepada apa yang sudah diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW”(HR.Abu Dawud, at thirmdzi dan ibnu majah).
4. Shalat tapi suka menggunjing kejelekan orang lain
Allah SWT berfirman “Apakah yang memasukan anda ke dalam saqor (neraka)?”mereka menjawab “Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat, dan kita tidak pula memberi makan orang miskin, dan merupakan kita membicarakan yang bathil bersama dengan orang-orang yang membicarakannya, dan merupakan kita mendustakan hari pembalasan hingga datang kepada kita kematian”.
Maka tidak bertujuan lagi bagi mereka syafa’at dari orang-orang yang membagikan syafa’at”(QS. Al-Mudatsir ayat 42-48). Dalam ayat tersebut, salah satu penyebab orang masuk neraka merupakan orang yang suka membicarakan ketidak lebih baikan orang lain.
Baca Juga: Info Penting! ASTRA Tol Tangerang-Merak Kembali Berlakukan Contra Flow hingga 30 Juni 2022
Orang yang mendirikan shalat namun sering menjelekan orang lain maka ia akan ditempatkan didalam neraka saqar.Allah melarang kita untuk membicarakan aib orang lain.
Allah SWT berfirman “Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan berburuk sangka, purba sangka, kecurigaan, karena sebagian dari purba sangka itu dosa. Dan janganlah mencari keburukan orang lain dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah maha penerima taubat lagi maha penyayang”(QS. Al-Hujurat ayat 12).
5. Shalat namun mengabaikan anak yatim
Orang-orang yang shalat namun mengabaikan anak yatim merupakan termasuk dalam golongan orang-orang yang mendustakan agama.
Hal ini sudah jelas diterangkan dalam Alquran surah Al-Ma’un. Maka, orang yang shalat namun tidak mau menolong orang miskin, mengabaikan anak yatim dan enggan menolong sesama merupakan orang-orang yang celaka.
Baca Juga: Teks Khutbah Jumat Tersingkat Tentang: Kekuatan Seorang Pemuda Muslim
Sehingga, sekalipun ia ahli ibadah maka ia juga dapat masuk neraka, karena ia menyia-nyiakan anak yatim.
Hikmah yang bisa kita ambil dari penjelasan tersebut adalah siapapun orangnya yang shalat tetapi masih melakukan hal yang disebutkan tadi, niscaya dia akan masuk neraka. Apalagi orang yang enggan atau tidak mau mengerjakan shalat.(***)


















