BANTENRAYA.COM – Cuaca panas terik terjadi di berbagai wilayah Indonesia dalam lima hari terakhir.
Cuaca panas terik yang mencapai 33 hingga 36,1 derajat celcius bisa menyebabkan gangguan pada tubuh.
Sebab, cuaca panas terik bisa membuat tubuh kehilangan cairan karena berkeringat.
Baca Juga: Cuaca Panas Terik Kondisi Tubuh Tetap Fit, Begini Tips Praktisi Kesehatan
Praktisi Kesehatan yang juga Mantan Wakil Direktur Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Cilegon, Hana Johan menyebut kebutuhan cairan dalam tubuh mencapai dua liter dalam sehari.
“Jadi minum air delapan gelas sehari atau dua liter bisa mencegah dari berbagai penyakit,” kata dokter lulusan Universitas Padjajaran ini.
Baca Juga: Sejarah dan Link Twibbon Hari Lupus Sedunia 10 Mei
Mantan Wakil Direktur Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Cilegon ini mengatakan, ada beberapa penyakit yang bisa timbul akibat kekurangan cairan dalam tubuh, seperti Heat Cramps, Heat Exhaustion maupun Heat Stroke.
“Yang pertama yang paling ringan akibat kekurangan caiean adalah Heat Cramps, gejalanya kram otot, kelelahan, kehausan,” paparnya.
Baca Juga: Viral, Kisah Nyata Layangan Putus Versi ASN Protokoler
“Yang kedua adalah Heat Exhaustion, gejalanya kulit dingin dan lembab, urine berwarna keruh, pusing, mual muntah, lemah dan kehausan,” urainya.
“Yang ketiga yang paling berat adalah Heat Stroke, gejalanya demam di atas 40 derajat celsius, kulit kering, panas, merah, sakit kepala, mual muntah, kelemahan otot dan kram, dan kesadaran berubah, disorientasi, kejang, tidak sadar bisa berujung kematian,” terangnya.***



















