BANTENRAYA.COM – ICOIN yang diluncurkan Wirda Mansur pada Februari lalu mendadak hilang dan tak terpantau dari pasar.
ICOIN atau kepanjangan Indonesia Coin diluncurkan oleh Widya Mansur pada 17 Februari 2022.
Saat itu, harga ICOIN di situs coinmarketcap.com seharga USD 0,0669 atau sekitar Rp 958,1 (asumsi kurs Rp 14.322 per dolar AS).
Dipantau Bantenraya.com di coinmarketcap.com, bahwa data pasar ICOIN dengan kode ICN tidak bisa dilacak. “Market data is untracked, this project is featured as an untracked listing,” tulis keterangan di web tersebut.
“Kok hilang? rugpull? bapak ma anak 11/12,” komentar CuanHunter di Live ICOIN Chat.
“Hahaha rugpul beneran,” kata Aji Purnomo.
“launching 1000rupiah….sekarang 40 rupiah….dasar banget dari pada indra kenz atau doni salmanan….yg kaya gini harusnya di laporin bareskrim….jelas2 pencucian uang dan kasus penipuan,” kata akun Jalaludin Rumi.
ICOIN Wirda Mansur memang tidak semulus yang dibayangkan.
Dalam waktu satu bulan, harga ICOIN anjlok sampai 60 persen di harga 0,2 dollar.
Terpantau di website icoingobal.com, harga terakhir ICOIN dalam rupiah adalah Rp40,48.
Pada 21 Maret 2022, ICOIN dalam akun instagram icoin.id dinyatakan migrasi di ICOIN V2. Tapi dicek di laman perdagangan, sampai berita ini ditulis, ICN tidak tercantum kembali.
Sementara Putri Yusuf Mansur itu saat peluncuran ICOIN mengatakan bahwa token kripto merupakan masa depan bagi generasi milenial.
Dia menilai sudah seharusnya anak-anak muda terjun serta mengakrabkan diri dengan kecanggihan teknologi.
Pasalnya, jika tidak ikut terjun ke dalamnya, maka mereka akan tertinggal jauh oleh yang lain yang terjun lebih dulu.
“Masa depan millennials, MAB, anak anak muda, emang kudu nyebur dan ngakrabin diri dengan kecanggihan teknologi. Sebab kalo enggak, bisa ketinggalan jauhhhhh sama yang lain,” ujarnya. ***



















