BANTENRAYA.COM – Langkah perjuangan Persib Bandung saat menjalani pertandingan kandang dalam Super League 2025-2026 atau AFC Champions League (ACL) Two 2025-2026 selalu ditemani dengan teriakan semangat dari para Bobotoh.
Bobotoh selalu hadir saat Persib Bandung menjalani laga kandang di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) untuk menyemangati para pemain untuk dapat meraih kemenangan.
Tidak hanya sekadar penyemangat para pemain Persib Bandung di lapangan, kehadiran Bobotoh di GBLA juga dapat membuat mental tim lawan ‘down’ hingga tak bisa meraih kemenangan.
BACA JUGA: Puasa Bosen Gitu-gitu Aja? Inilah 5 Kegiatan Positif Agar Ramadan Makin Produktif
Dengan begitu, kehadiran ribuan Bobotoh di GBLA selalu menjadi hal positif Persib Bandung untuk meraih kemenangan dan diapresiasi secara penuh oleh pelatih dan para staff.
Apresiasi Dukungan Bobotoh yang Fantastis
Pelatih Maung Bandung, Bojan Hodak mengungkapkan apresiasi tinggi untuk para Bobotoh yang selalu memberikan dukungan fantastis di GBLA.
Sepanjang musim ini 2025-2026, Pangeran Biru belum terkalahkan saat bermain di kandang dengan ribuan dukungan Bobotoh yang hadir di GBLA.
Sejak Agustus 2025, Persib Bandung belum merasakan kekalahan di hadapan Bobotoh.
Mulai dari kemenangan atas tamunya dari Australia, Western Sydney Wanderers dalam laga pramusim hingga pertandingan pamungkas di ACL Two 2025-2026 menghadapi Ratchaburi FC.
Dari 14 pertandingan kandang yang sudah dimainkan, Maung Bandung berhasil mencatat 13 kemenangan, 10 di antaranya di Super League, dan hanya 1 kali imbang melawan Lion City Sailors.
Dalam kompetisi lokal Liga 1, Beckham Putra Nugraha dan kawan-kawan sukses mencetak 16 gol dan hanya kebobolan 1 gol.
Hodak mengungkapkan, hasil positif Persib Bandung di kandang tidak terlepas dari dukungan Bobotoh. Dirinya mengatakan Bobotoh selalu mengisi tribun GBLA.
Kehadiran Bobotoh di GBLA memberikan energi positif yang sangat luar biasa bagi tim di lapangan untuk meraih kemenangan.
“Ini (dukungan Bobotoh) adalah keuntungan besar bagi kami setiap kali bermain di kandang,” kata Hodak dikutip dari persib.co.id.
Pelatih berkebangsaan Kroasia tersebut menyebutkan betapa besarnya dampak psikologis dari teriakan Bobotoh terhadap tim tamu.
Menurutnya tidak mudah bagi lawan untuk bermain di bawah tekanan ribuan suporter yang terus bernyanyi sepanjang laga berlangsung.
Akan tetapi, Hodak juga menyayangkan masih adanya aksi segelintir orang yang dinilai merusak citra positif Maung Bandung dan Bobotoh.
Pada laga terakhir di Bandung kontra Ratchaburi FC, mereka melakukan aksi tidak tertib yang berisiko mendatangkan sanksi denda bagi klub.
“Tapi ada 100 orang yang merusak semua ini. Mereka datang ke sini dan melakukan ‘pesta pribadi’ mereka sendiri. Selain itu, 29.900 suporter lainnya fantastis,” tutupnya. ***



















