BANTENRAYA.COM – Terjadi baku tembak antara prajurit TNI dengan Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB Papua, Bukit Tepuk Kampung, Jenggernok, Distrik Gome, Kabupaten Puncak, Rabu 26 Januari 2022.
Akibat perstiwa baku tembak tersebut, 3 prajurit TNI meninggal dunia dan satu lainnya kritis.
Dikabarkan, prajurit TNI mendapat serangan yang tak terduga dari KKB Papua pada saat berjaga di Pos TNI sehingga terjadi baku tembak.
Baca Juga: Honorer Pandeglang Minta Seleksi CPNS, PPPK Melalui Jalur Khusus
Dalam wawancarnya pada Kamis 27 Januari 2022, Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Aqsha Erlangga mengatakan, serangan terjadi saat aparat melakukan pergantian jaga.
“Saat dilaksanakan pergantian jaga tiba-tiba Satgas Kodim YR 408/Sbh mendapatkan tembakan dari KSTP (Kelompok Separatis Teroris Papua),” katanya kepada wartawan di Jayapura.
Kejadian itu terjadi di Pos TNI, tepatnya di Pos Koramil Gome, Satgas Kodim YR 408/Sbh.
Diketahui, serangan tersebut berlangsung sekitar pukul 05.00 WIT. KKB Papua yang datang dengan tembakan membuat prajurit TNI terluka.
Serangan tiba-tiba dari KKB Papua dan langsung melesatkan peluru ke arah para prajurit TNI yang sedang berjaga, sehingga baku tembak pun tak terhindarkan.
Akibatnya, tiga orang prajurit TNI gugur dan satu prajurit lainnya dalam keadaan kritis akibat serangan teroris KKB Papua.
Baca Juga: Sejumlah Aktor Senior Berkujung ke Kabupaten Serang, Ini yang Mereka Lakukan
“Kemudian personel TNI Satgas Kodim YR 408/Sbh melakukan balas tembakan,” ucap Aqsha.
“Tiga personel Satgas Kodim YR 408/Sbh meninggal dunia dan satu personel dalam kondisi kritis,” tambahnya Aqsha.
Berikut daftar nama prajurit TNI yang menjadi korban serangan KKB Papua.
Baca Juga: Mathla’ul Anwar Provinsi Banten Gelar Muswil Ke-4, untuk Memilih Pengurus Baru Periode 2022-2027
1. Prajurit Serda Rizal (meninggal dunia)
2. Pratu Tuppal Baraza (meninggal dunia)
3. Pratu Rahman (meninggal dunia)
4. Pratu Saeful (kritis)
Baca Juga: Jalan di Kampung Ustadz Adi Hidayat Rusak, Warga Lakukan Gotong Royong Perbaiki Jalan
Menurut keterangan Aqsha, prajurit Serda Rizal mengalami luka tembak di bagian pinggang dan Pratu Tuppal Baraza mengalami luka tembak di perut bagian bawah.
“Kemudian kedua prajurit TNI yang mengalami luka tembak dievakuasi menuju Puskesmas Ilaga menggunakan kendaraan,” kata Aqsha.
Namun nahas, Serda Rizal dan Pratu Tuppal Baraza dinyatakan meninggal dunia setelah tiba di Puskesmas Ilaga.
Baca Juga: Kalian Perlu Tahu! Begini Persyaratan dan Tata Cara Perpanjang SKCK di Polsek
Sementara itu, kontak tembak di lokasi kejadian masih terjadi.
Penyerangan berikutnya membuat prajurit yang bernama Pratu Rahman dan Pratu Saeful terkena tembakan.
Keduanya juga dilarikan ke Puskesmas Ilaga. Namun, Pratu Rahman juga menyusul kedua rekannya tersebut yang kehilangan nyawa.
Baca Juga: Usai Cerai dengan Kalina Octaranny, Vicky Prasetyo Di-blacklist KUA?
Meski demikian, berkat perjuangan para prajurit TNI yang rela berkorban, masyarakat di sekitar lokasi kejadian dalam keadaan aman.
Aqsha juga berharap, doa untuk para aparat TNI yang sedang bertugas agar selalu dilindungi.
“Kami mohon doanya, semoga aparat TNI yang sedang bertugas diberikan keselamatan untuk melaksanakan tugas melindungi masyarakat dan pengabdian kepada NKRI,” ungkap Aqsha.
Baca Juga: Menko Airlangga Harapkan Manfaat dari Sinergi Seluruh Pihak dalam Upaya Pemulihan Ekonomi
Demikian informasi mengenai daftar nama dan kronologi kejadian prajurit TNI yang gugur akibat baku tembak dengan KKB Papua. ***


















