BANTENRAYA.COM – Setelah menceritakan kisah awal mula hingga tak percaya ada tuhan, pemuda Banten Firasat Kafir kini memberi sindiran untuk mereka yang beragama.
Firasat Kafir mengaku heran dengan mereka yang mengaku beragama namun justru perilakunya tak mencerminkan hal tersebut.
Dikutip Bantenraya.com dari YouTube BANTENPodcast, di sana Firasat Kafir yang bernama asli Firasat Nikmatullah menceritakan awal mula dan alasan hingga akhirnya memilih tak percaya ada tuhan.
Baca Juga: Rapper Central Cee Bawa Nama Indonesia di Album Terbarunya: Can’t Rush Greatness
Diungkapkannya, semua berawal dari perintah sang guru saat Ia masuk di sebuah pondok pesantren di Kota Cilegon.
Saat itu sang guru meminta para santrinya untuk menjalankan ibadah salat namun saat dicari tahu secara diam-diam, sang guru justru tak salat.
Dari situlah dia berpikir jika sebenarnya beribadah itu tak penting sehingga memilih untuk ikut tak salat.
“Ustaznya nyuruh santrinya salat tetapi dirinya sendiri gak salat. Artinya saya buat apa salat?,” ujarnya.
Seiring berjalannya waktu Ia pun muali mengambil kesimpulan bahwa tuhan itu tidak benar-benar ada.
“Karena memang gak ada, kalau ada ya di mana? Gitu pertanyaannya,” tuturnya.
Baca Juga: Link Nonton Love Scout Episode 7 Sub Indo: Full Movie Lengkap dengan Spoiler Bukan Bilibili
Soal pilihannya tersebut, Firasat Kafir mengaku sejauh ini belum pernah bertemu orang yang seperti dirinya berani mendeklarasikan tak percaya tuhan.
“Belum ketemu orang seperti saya yang benar-benar deklarasi,” tegasnya.
Meski demikian, dia juga merasa heran dengan mereka yang mengaku beragama namun tak menjalankan ajarannya.
Baca Juga: Viral! Seorang Polisi Muda Mainkan Sirine di Tengah Macet: Nyengir Lu, Abis itu Nangis
“Kebanyakan ketemu yang ngakunya Muslim tapi tidak menjalankan selayaknya seorang Muslim. Gak salat, gak ngaji, gak puasa. Punya duit gak berangkat naik haji,” katanya.
Menurutnya, jika mereka yang beragama namun tidak menjalankan ajarannya maka apa bedanya dengan dirinya.
“Mengaku Islam tapi ya gak salat. Saya yang tidak beragama tidak salat, yang beragama tidak salat. Gak ada bedanya,” ungkapnya.
Baca Juga: Pengedar Sabu di Pandeglang Dibekuk, Polisi Amankan 40 Gram Sabu Siap Edar
Baginya, ibadah maupun tidak ibadah tak memiliki efek apapun karena dilakukan tidak dilakukan dirinya tetap hidup sampai sekarang. ***



















