BANTENRAYA.COM – Bertepatan dengan momen Hari Batik Nasional, Sanggar Batik Banten Mukarnas, tercatat sudah memberikan pelatihan membatik kepada 10.000 pelajar di Banten sepanjang 2024.
Owner Batik Banten Mukarnas Assriana Kennadiany mengatakan, agenda pelatihan membatik tersebut merupakan salah satu langkah untuk mengenalkan budaya kepada masyarakat.
Utamanya Batik Banten ingin mengenalkan dan melestarikan agar pelajar supaya lebih mencintai produk batik.
“Kalau diliat (database-red) itu sudah lebih dari 10.000 pelajar yang melakukan pelatihan membatik di sini,” ujarnya.
“Dari TK sampai SMA sederajat, dan universitas ada yang dari Jakarta dan Tangerang juga,” kata wanita yang akrab disapa Nadia kepada Bantenraya.com, di Jalan Bhayangkara, Cipocok Jaya, Kota Serang, Kamis 3 Oktober 2024.
Nadia menjelaskan, untuk sekolah atau lembaga pendidikan yang ingin melakukan kegiatan pelatihan membatik dikenakan tarif Rp35 ribu per orang dan hasil karya batik bisa dibawa pulang langsung oleh pelajar.
Baca Juga: Kepala Staf Presiden RI Moeldoko Ajak Seluruh Elemen Jaga Kondusivitas Jelang Pilkada Serentak 2024
“Jadi ini semacam filed trip, dengan harga tersebut kami sudah siapkan media membatik,” ungkapnya.
“Sedangkan untuk batik tulis dikenakan tarif Rp75 ribu karena pembuatan lebih sulit, bisa dilakukan selama dua hari,” papar Nadia.
Sebelum melakukan proses pelatihan membatik, biasanya para pelajar dari tingkat SMP sampai perguruan tinggi mendapatkan arahan dan teori terkait dengan Batik Banten.
Baca Juga: Tak Ingin Mahasiswa Dicap Berat Sebelah, Fajar Hadi Prabowo Minta FKMB Temui Dua Pasangan Calon Lain
“Dan setelah dilakukan penyampaian materi, selanjutnya mereka akan langsung praktek disini. Jadi bisa mendapatkan wawasan tambahan juga,” imbuhnya.
Selain memberikan pelatihan kepada para pelajar, Bantik Banten juga membuka pelatihan untuk masyarakat umum dengan tarif Rp50 ribu untuk batik cetak dan Rp100 ribu untuk batik tulis.
“Jadi kalau misalnya suka dan tertarik untuk mencoba dengan datang sendirian juga bisa kami berikan pelatihan,” ucap Nadia.
Dengan berbagai bentuk pelatihan membatik tersebut, pihaknya berharap Batik Banten bisa semakin dikenal olah masyarakat Banten, serta mampu memperluas segmen pasar sampai pasar mancanegara.
“Ini juga menjadi salah satu bentuk promosi kami untuk memperkenalkan Batik Banten bisa sampai mancanegara,” kata Nadia.
Sebagai informasi saat ini Batik Banten Mukarnas memiliki 112 motif yang sudah dipatenkan dan memiliki Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI).***



















