BANTENRAYA.COM – PT Dipo Internasional Pahala Otomotif (DIPO), sebagai main diler penjualan kendaraan niaga Mitshubishi Fuso di Provinsi Banten, mencatat tren positif penjualan di triwulan I 2024.
Hal tersebut sejalan dengan tumbuhnya sektor konstruksi di Provinsi Banten yang berkontribusi sebesar 11,88 persen, secara tahunan dibandingkan dengan kuartal I 2023 sebesar 1,69 persen menjadi 6,75 persen pada kuartal I 2024.
Area Koordinator Banten PT DIPO Serang Daru Harti mengatakan, kondisi akibat pandemi Covid-19 berdampak terhadap perekonomian di Banten dan Indonesia, termasuk pasar niaga Mitsubishi Fuso pada tahun 2023 yang mengalami penurunan secara drastis.
Baca Juga: Bikin Heboh! Diduga Kesurupan, Pasien Puskemas di Madura Malah Peragakan Pencak Silat
“Oleh sebab itu, kami mengadakan event ini dengan mengusung tema Banten Bangkit bersama Euro 4, untuk mendorong perekonomian di Banten,” kata Daru kepada awak media, Selasa 21 Mei 2024.
Daru bilang, agenda tersebut juga turut mendapatkan dukungan dari PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) dengan menawarkan program khusus selama bulan Mei dan Juni.
“Alhamdulillah di event ini kita berhasil mencatat surat pemesanan kendaraan (SPK) sebanyak 31 unit,” imbuhnya.
Beberapa produk andalan yang Mitsubishi Fuso Banten akan genjot penjualannya yaitu Fuso Fighter, Colt Diesel, Fuso Canter dan kendaraan baru Fuso Canter Bus untuk mendorong sektor pariwisata dan travel.
“Kami siap mendorong perekonomian Banten melalui support kendaraan niaga yang andal dan canggih untuk para pelaku usaha dan optimis bisa lebih baik,” papar Daru.
Sementara itu, Area Koordinasi KTB Jabar dan Jabotabek Topan Carlos menambahkan, tren penjualan di awal tahun 2024 tumbuh 50 persen dibandingkan dengan rata-rata penjualan di tahun 2023.
“Kalau kita lihat memang di tahun 2023 itu penjualan perbulan diangka rata-rata 15-20 unit, namun di triwulan pertama saja penjualan kendaraan niaga Mitsubishi tembus sampai 30 unit,” ujar Topan.
Adapun unit yang menjadi backbone penjualan tersebut ialah Mitsubishi Fuso Canter dengan market share mencapai 55 persen.
“Banten menjadi area yang mampu tumbuh dengan baik, Kami optimis di Banten ini pada semester pertama bisa memberikan hasil yang positif,” tukasnya. ***



















