Jumat, 6 Maret 2026
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
Jumat, 6 Maret 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

Kisah Sutihat yang Berdayakan Masyarakat Lewat Mesin Jahit, Dulu Dianggap Mimpi Sekarang Jadi Nyata

Muhamad Tohir Oleh: Muhamad Tohir
13 Desember 2023 | 21:15
Kisah Sutihat yang Berdayakan Masyarakat Lewat Mesin Jahit, Dulu Dianggap Mimpi Sekarang Jadi Nyata

Suasana Sukalila Serang Konveksi milik Sutihat yang ada di Linkungan Sukalila, Kelurahan Kepuren, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Banten. Dokumentasi pribadi

Bagikan Ke WhatsAppBagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Telegram

BANTENRAYA.COM – Sebelumnya, mimpi Sutihat untuk memberdayakan tetangga-tetangganya bagai punuk merindukan bulan.

Namun mimpi Sutihat itu mulai terwujud setelah PLN mengulurkan tangan untuk memberikan program bantuan.

Awalnya Sutihat bermimpi bisa memberdayakan tetangganya, terutama ibu-ibu, agar bisa mendapatkan penghasilan dari aktivitas menjahit.

ADVERTISEMENT

Baca Juga: Pemilik Kambing yang Pergoki Maling di Kota Serang Jadi Tersangka, Mahfud MD: Kalau Korban Tidak Boleh Dihukum

Sebab selama ini dia mengamati ibu-ibu tetangganya di Linkungan Sukalila, Kelurahan Kepuren, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Banten, itu lebih banyak menghabiskan waktu untuk ngobrol dan ngerumpi.

Namun mimpinya tak bisa segera diwujudkan karena besarnya biaya yang harus dikeluarkan untuk membeli mesin jahit.

Bayangkan, untuk bisa memiliki mesin lubang kancing saja dia harus mengumpulkan uang Rp18 juta.

Baca Juga: Gadis 21 Tahun di Bojonegara Dicekik Kakak Ipar Hingga Tewas, Gara-gara Menolak Diajak Hubungan Badan

Bila dalam sebulan hanya bisa menyisihkan Rp100 ribu, maka butuh waktu bertahun-tahun untuk bisa memiliki mesin itu.

Belum lagi dia butuh mesin lainnya. Sementara mesin jahit yang dia miliki hanya mesin jahit manual warisan dari bapaknya.

Namun cerita itu terjadi pada awal-awal Sutihat menekuni profesi sebagai tukang jahit di tahun 2004 lalu.

Baca Juga: Ahli Waris Jamaah Haji Asal Pandeglang Terima Santunan dari Garuda Indonesia, Besarannya Segini

Saat itu usaha jahitnya belum berkembang seperti sekarang hingga memiliki usaha konveksi.

Kini, omzet Sutihat bisa mencapai Rp300 juta per bulan. Semua itu terjadi setelah PLN UID Banten memberinya bantuan aneka peralatan mesin jahit dan membangun bagian atas rumahnya senilai Rp100 juta.

Dengan mesin jahit super canggih yang serba elektrik itu, kini Sutihat bisa menghasilkan paling sedikit 700 potong pakaian dalam seminggu, bahkan bisa mencapai 1.000 hingga 1.200 potong.

Baca Juga: Erupsi Gunung Anak Krakatau Dinilai Bukan Ancaman, Pemprov Banten Ajak Wisatawan Datang ke Anyer dan Carita

Dia juga mempekerjakan tetangganya. Saat ini tercatat ada 30 orang karyawan yang bekerja kepadanya.

“Alhamdulillah puji syukur kepada Allah SWT dan sangat berterima kasih kepada PLN karena apa yang saya cita-citakan (untuk memberdayakan para tetangganya-red) akhirnya terlaksana,” kata Sutihat, Rabu, 13 Desember 2023.

Sutihat mengaku awalnya hanya bermimpi bisa memberdayakan ibu-ibu tetangganya yang sudah tidak bekerja itu agar memiliki penghasilan sampingan.

Baca Juga: Tempat Wisata Pantai Hits di Anyer yang Bisa Kamu Kunjungi saat Libur Akhir Tahun Bareng Keluarga atau Pasangan

Kini, penghasilan dari aktivitas menjahit di Sukalila Serang Konveksi itu malah menjadi pendapatan pokok mereka.

Awalnya, para tetangga yang diajaknya membantu di usaha jahitnya tidak ada yang mau dengan alasan tidak bisa menjahit.

Namun perlahan Sutihat meyakinkan mereka bahwa mereka juga bisa melakukannya. Sutihat awalnya menawari mereka hanya sekadar membantu memasang kancing baju.

Baca Juga: Profil dan Biodata Ika Andriayani Tambunan, Mahasiswi Unand yang Viral Kepergok Ngamar di Kamar Masjid

Setelah diajari dan terbiasa, akhirnya para tetangganya bisa. Setelah itu Sutihat menawari mereka belajar menjahit sampai akhirnya bisa.

“Saya juga membuka kursus jahit gratis buat siapa saja. Padahal kalau kursus beneran bisa sampe Rp2 juta,” kata Sutihat.

Dari kursus gratis itu, berlahiranlah puluhan penjahit. Hanya sayang tidak semuanya menekuni dunia menjahit.

Baca Juga: 2 Bulan Bebas, Ammar Zoni Kembali Terjerat Kasus Narkoba Ketiga Kalinya

Ada yang lebih memilih bekerja di pabrik, beberapa memilih menjadi karyawannya, dan beberapa ada yang memilih membuka sendiri usaha menjahit.

Sutihat pun tidak merasa keberatan dan menganggap yang ingin membuka usaha jahit sebagai saingannya.

Sebab dengan melihat anak didiknya bisa mandiri memiliki penghasilan dia sudah bahagia.

Baca Juga: TERBARU! 15 Ucapan Hari Nusantara 2023, Cocok Dibagikan di Media Sosial Secara Gratis

Kini, Sutihat memiliki mimpi yang lebih besar lagi agar setiap tetangganya bisa memiliki minimal satu mesin jahit.

Dengan begitu, ketika orderan menjahit membludak, pekerjaan itu bisa dia berikan kepada tetangga-tetangganya.

Sebab saat ini dia masih terbatas SDM dan mesin sehingga terpaksa tidak bisa menyanggupi orderan dari sejumlah pihak.

BACAJUGA:

hodak

Jelang Hadapi Persik di GBLA, Hodak Bingung Memilih Starter Karena Hampir Seluruh Pemain dalam Keadaan Baik

6 Maret 2026 | 14:09
Drakor Our Universe kembali tayang dengan episode 10. (X/CJnDrama)

Spoiler Drakor Our Universe Episode 10 Sub Indo: Momen Canggung Tae Hyung dan Hyun Jin

5 Maret 2026 | 20:00
Dewa United akan hadapi Manila Digger FC di Filipina. (Instagram/@dewaunitedfc)

Dewa United Hadapi Manila Digger FC di AFC Challenge League, Kans Klub Indonesia Berkibar

5 Maret 2026 | 17:44
Drakor In your Radiant. (Instagram/@mbcdrama_now)

Spoiler Drakor In Your Radiant Season Episode 5: Kencan Manis Ha Ran dan Sunwoo

5 Maret 2026 | 17:35

Baca Juga: 5 Potret Cantik Angie Marcheria Pemeran Freya di Pertaruhan The Series 2, Awas Pesonanya Bikin Salfok

Sutihat tidak tahu mimpinya untuk memberdayakan lebih banyak lagi tetangganya akan terwujud kapan dan dengan cara apa.

Namun hingga kini dia masih menyimpan mimpinya itu dan menerbangkannya lewat doa-doa.

Officer Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) PLN UID Banten Adi Sasongko membenarkan bahwa pada tahun 2020 lalu PLN memberikan bantuan untuk Sutihat melalui program Pemberdayaan Masyarakat Usaha Konveksi.

Total bantuan yang diberikan Rp100 juta dalam bentuk barang, yang Rp20 juta di antaranya digunakan untuk merevitalisasi tempat usaha milik Sutihat.

Baca Juga: Viral! Seekor Anak Rusa Tau Cara Berterima Kasih Kepada Pria yang Menolongnya

“Program itu kemudian mendapatkan penghargaan dalam ajang Indonesia SDG’s Award kategori Gold,” katanya.

Adi mengatakan, PLN terus mencari local hero seperti Sutihat yang bisa memberdayakan masyarakat di sekitarnya dan berkomitmen akan membantu mereka.

Karena itu, dia berharap akan berlahiran Sutihat-Sutihat lain di tempat lain di Banten. ***

Tags: Berdayakan Masyarakatmesin jahitMimpiSutihat
Previous Post

Pemilik Kambing yang Pergoki Maling di Kota Serang Jadi Tersangka, Mahfud MD: Kalau Korban Tidak Boleh Dihukum

Next Post

Tahun Lalu Jadi TKP Odong-Odong Maut, Kampung Silebu Kini Punya Palang Pintu Perlintasan Kereta Api Resmi

Related Posts

hodak
Nasional

Jelang Hadapi Persik di GBLA, Hodak Bingung Memilih Starter Karena Hampir Seluruh Pemain dalam Keadaan Baik

6 Maret 2026 | 14:09
Drakor Our Universe kembali tayang dengan episode 10. (X/CJnDrama)
Nasional

Spoiler Drakor Our Universe Episode 10 Sub Indo: Momen Canggung Tae Hyung dan Hyun Jin

5 Maret 2026 | 20:00
Dewa United akan hadapi Manila Digger FC di Filipina. (Instagram/@dewaunitedfc)
Nasional

Dewa United Hadapi Manila Digger FC di AFC Challenge League, Kans Klub Indonesia Berkibar

5 Maret 2026 | 17:44
Drakor In your Radiant. (Instagram/@mbcdrama_now)
Nasional

Spoiler Drakor In Your Radiant Season Episode 5: Kencan Manis Ha Ran dan Sunwoo

5 Maret 2026 | 17:35
Tekad Persijap Jepara terus naik ke posisi papan tengah Liga 1. (Instagram/@persijap_jepara)
Nasional

Persijap Jepara vs Persis Solo, Tekad Laskar Kalinyamat Terus Naik ke Papan Tengah

5 Maret 2026 | 17:16
Persik Kediri datang dengan tren yang negatif hadapi PSBS Biak. (Instagram/@persikfcofficial)
Nasional

Persik Kediri vs PSBS Biak, Macan Putih Datang Tren yang Negatif

5 Maret 2026 | 17:12
Load More

Popular

  • Walikota Serang Budi Rustandi meninjau kantor Dishub Kota Serang, Selasa 3 Maret 2026. (Harir Baldan/Bantenraya.com)

    Walikota Serang Budi Rustandi Kasih Jatah Rp4 Miliar di Perubahan untuk Direhab Kantor Dishub

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Langsung Pasang! Kumpulan Link Twibbon HUT Kostrad 2026, Cocok Dibagikan ke Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PPPK Paruh Waktu di Lebak Dipastikan Dapat THR, Pegawai : Bertahun-tahun Jadi Honorer Belum Pernah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Percepat Layanan di Bulan Suci Ramadhan: Kantah Kab. Serang Realisasikan Sertipikat PTSL 2026 di Minggu Pertama Bulan Maret

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arti Kalimat ‘Nyawit Nih Orang’ yang Banyak Digunakan di Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PPPK Paruh Waktu Banten Mengeluh, SK Tak Bisa Dipakai Ajukan Pinjaman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Cilegon Pastikan APBD Aman untuk Berikan THR Seluruh ASN Hingga PPPK Paruh Waktu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Tindak Pidana Korupsi Reses DPRD Kota Cilegon Masuk Radar Kejari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Serang Bakal Jadikan Paralayang Wisata Unggulan Baru di Kota Serang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Truk DLH Kota Tangerang Alami Kecelakaan, Dua Motor dan Sebuah Gerobak Bubur Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Petugas Dapur SPPG Yayasan Sukaratu 6, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, memperlihatkan selembar surat cinta dari siswa yang terselip dalam ompreng MBG, Rabu 11 Februari 2026. (Dokumentasi Bantenraya.com)

Selipkan Pesan di Ompreng MBG, Peserta Didik di Pandeglang Request Menu: Minta Nasi Goreng hingga Ayam

12 Februari 2026 | 05:00
SMAN 1 Cimarga

Pengakuan Siswi SMAN 1 Cimarga yang Ikut Mogok Sekolah, Bukan Dukung Siswa Merokok tapi……

18 Oktober 2025 | 12:16
Pemprov Banten kembali membuka pendaftaran mudik gratis

Banyak yang Mengundurkan Diri, Pemprov Banten Buka Ulang Pendaftaran Mudik Gratis

24 Februari 2026 | 14:42
Kabupaten serang PT PWI

Sempat Produksi Sepatu di Kabupaten Serang, PT PWI 1 Bakal Bangkit Buka Usaha Baru di Cikande

2 Februari 2026 | 17:11

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Bjb Backup Total Pembiayaan UMKM

Asooooy… Kepala Desa akan Diajak Studi Banding ke Korea dan China

Seluruh Ospek di Kampus Diputuskan Digelar Online, Termasuk di Banten

Mudik Resmi Dilarang, Efektif 24 April

hodak

Jelang Hadapi Persik di GBLA, Hodak Bingung Memilih Starter Karena Hampir Seluruh Pemain dalam Keadaan Baik

6 Maret 2026 | 14:09
Suasana banjir di Lingkungan Sambirata Cibeber, Jumat (6/3). Tia/Banten Raya

150 KK di Sambirata Cibeber, Kota Cilegon Terendam Banjir Mulai Pukul 03.00 WIB

6 Maret 2026 | 14:02
KNPI

KNPI Pandeglang Kritik Keras Pengelolaan Dapur SPPG, Diduga Ada Mark Up Anggaran hingga Intimadasi Kepada Masyarakat

6 Maret 2026 | 13:43
Ilustrasi beasiswa Karya Salemba Empat. (Freepik.com/ freepik)

Beasiswa Karya Salemba Empat 2026–2027 Dibuka, Mahasiswa S1 Berpeluang Dapat Rp750 Ribu per Bulan

6 Maret 2026 | 13:35

Tag

2022 Andra Soni ASN banjir Banten Beasiswa BRI Brigadir J BRI Super League Cilegon drakor drama Korea Harga Tiket Helldy Agustian Indonesia Jadwal jadwal tayang Kabupaten Lebak kabupaten serang Kota Cilegon Kota Serang Lebak link nonton link twibbon lowongan kerja Pandeglang Pemkot Cilegon pemkot serang Pemprov Banten pilkada Preman Pensiun 6 Preman Pensiun 7 profil provinsi banten Ramadhan Robinsar serang sinopsis spoiler spoiler sub indo Timnas Indonesia Twibbon UMKM viral
ADVERTISEMENT
Banten Raya

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda

Nomor ID Pers : 26666 | Status Pendataan : Terverifikasi Faktual | Sertifikat : 1393/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Digital Banten Raya
  • Ecommerce Banten Raya
  • Siding Banten Raya
  • Share Banten Raya

Ikuti Kami

  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda