BANTENRAYA.COM – Kota Tangerang memiliki angkutan kota atau angkot gratis yang memiliki fasilitas pendingin udara atau AC yang diberinama Si Benteng.
Angkot Si Benteng ini selain memiliki fasilitas AC, juga digratiskan mulai Senin 11 Oktober 2021, sampai waktu yang tidak ditentukan untuk memacu pemulihan ekonomi warga.
Tak hanya itu, Angkot si Benteng juga ditambah rutenya agar mengakomodasi lebih jauh keperluan masyarakat.
Baca Juga: Walikota Cilegon Harap PLTU Jawa 9 dan 10 Jadi Contoh Pembangunan SDM Lokal
Diketahui, sebelumnya Si Benteng sudah memiliki empat rute dan kini menjadi delapan
rute.
Penambahan rute diresmikan langsung Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah
di Terminal Cimone, Senin 11 Oktober 2021.
Diketahui, empat rute baru tersebut ialah jalur perumahan BTN Pasir Jaya – Gor
Gandasari, Terminal Cimone – Koang Jaya, Terminal Cimone – Jalan Dipati Unus –
jalan Ganda Sari, dan Terminal Cimone – GOR Pabuaran Tumpeng.
Baca Juga: Punya Gedung 8 Lantai, RSUD Banten Bakal Berganti Nama? Ini Jawaban Gubernur
Direktur PT Tangrang Nusantara Global (TNG) Edi Candra mengungkapkan, penambahan rute ditujukan untuk perluasan pelayanan Pemerintah Kota Tangerang melalui angkot Si Benteng kepada masyarakat.
Dengan itu, kata Edi mulai kemarin angkot Si Benteng digratiskan hingga
batas waktu yang belum ditentukan, untuk seluruh penumpangnya.
“Biasanya, ongkosnya jauh dekat Rp2 ribu. Tapi, untuk ikut dalam proses memulihkan
ekonomi dan juga sebagai tahap sosialisasi pengenalan rute baru. Maka, angkot Si
Benteng di gratiskan untuk seluruh penumpangnya. Simpan mobil pribadi anda, dan
coba nikmati fasilitas angkutan umum Si Benteng ini, nyaman bersih dan kekinian,”
ungkap Edi, usai peresmian.
Baca Juga: Diduga Sakit, Penumpang Bus PO Laksmi Langgeng Meninggal Dunia di Merak
Kata Edi, penambahan rute dari empat menjadi delapan ini tidak diiringi dengan
penambahan unit angkot. Dengan 80 unit yang dimiliki, sebelumnya 20 unit per rute,
kini menjadi 10 unit di masing-masing rutenya.
“Sejauh ini, antusias angkot Si Benteng memang belum terlalu maksimal sesuai yang
diharapkan. Pasalnya, masih banyak masyarakat yang masih menganggap eksklusif
dengan pintu angkot yang ditutup otomatis. Tapi, semoga secara perlahan dan perluasan
rute ini dapat meningkat antusiasnya, sehingga tujuannya benar-benar dapat dirasakan
masyarakat luas,” papar Edi.
Akmal, salah seorang penumpang mengaku cukup dimudahkan dengan rute baru angkot
Si Benteng ini. Pasalnya, kini ia dapat ke kantor hanya dengan menggunakan angkot Si
Benteng dengan fasilitas kenyaman full AC.
Baca Juga: Ada 206 Desa Rawan Konflik Pilkades Serentak Kabupaten Pandeglang
“Saya rumahnya di Koang Jaya, angkot ini sekarang lewat kawasan perumahan saya. Jadi
saya bisa ke tempat kerja saya di samping Terminal Cimone hanya dengan Rp2 ribu
rupiah. Bahkan, sekarang lagi digratiskan jadi senang sekali. Kemarin, hanya tau ada di
sekitar Jatiuwung sama Pasar Lama, sekarang ada di Koang Jaya ya Alhamdulillah jadi
memudahkan,” ungkap Akmal.
Hal senada juga diungkapkan Desi Purwanti, salah seorang penumpang yang naik dari
daerah Cimone dan turun di Sangego. Ia mengaku, ini kali pertama ia menaiki angkot Si
Benteng dan ternyata dirasanya sangat nyaman tidak seperti angkot pada umunnya.
“Dengan rute yang bertambah, jadi lebih terakomodir kita-kita yang didaerah jalur baru
ini. Apalagi, mobilitas juga lebih mudah karena melewati kawasan kampung-kampung
atau perumahan, tidak seperti rute angkot konvensional. Semoga rutenya lebih banyak
lagi,” harap Desi. ***















