BANTENRAYA.COM – Warga Kampung Karodangan RT 01 dan RT 02 RW 3 Kelurahan Sepang, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Banten, membuat kuburan dari sampah liar yang ada di lingkungan mereka.
Bukan bermaksud nyumpahin yang buang sampah segera meninggal dunia, alasan warga Sepang membuat kuburan dari sampah liar hanya sebagai simbol.
Kuburan sebagai tempat orang mati, dipilih sebagai simbol matinya kesadaran warga dalam menjaga lingkungan mereka dari sampah.
Baca Juga: Aktor Layangan Putus Film Series Anya Geraldine Sakit dan Dirawat
“Ini adalah simbol kesadaran warga telah mati dalam menjaga lingkunga supaya beraih dari sampah. Jadi kuburan itu hanya simbol bukan mendoakan mati,” kata Sardi, Ketua RW 03, yang ikut dalam aksi membuat kuburan dari sampah liar, Jumat, 26 November 2021.
Sardi juga menuturkan, media kuburan juga menjadi peringatan bahwa setiap manusia pada akhirnya akan berakhir di dalam kubur.
Jangan sampai semasa hidup malah menyusahkan orang lain dengan membuang sampah sembarangan sehingga susah ketika kelak di dalam kubur.
Baca Juga: Layangan Putus, Fakta dan Sinopsis Reza Rahadian Selingkuh
Sardi mengungkapkan, warga Kampung Karodangan sampai sempat melakukan ronda mengawasi tempat sampah liar untuk mengetahui siapa saja yang membuang sampah di situ.
Ketika tertangkap tangan, pembuang sampah akan diinterogasi untuk mengetahui identitas dan di mana dia tinggal.
Dari beberapa kali “operasi tangkap tangan”, didapati informasi bahwa mayotitas pwmbuang sampah berasal dari beberapa perumahan dekat Karodangan.
Namun mereka membuang sampah di lokasi umum dekat Kampung Karodangan sehingga yang terkena efek buruk adalah warga Karodangan. ***




















