BANTENRAYA.COM – Ketua Serang Jaya Subadri Ushuludin berniat melaporkan wasit yang memimpin pertandingan antara Serang Jaya vs Serpong City ke PSSI.
Alasannya, sang pengadil lapangan dinilai tidak netral saat memimpin laga antara Laskar Surosoan bersua Serpong City di babak delapan besar grup F yang berlangsung di Stadion Krakatau Steel, Minggu 21 November 2021.
Diketahui, Laskar Benteng Tirtayasa (julukan Serang Jaya) ditekuk Serpong City 1-3.
Baca Juga: Gadis 16 Tahun Digilir 4 Pemuda: Diperkosa Selama 2 Hari, Mau Teriak Suara Tak Keluar..
Gol kemenangan dilesatkan Rizki Dwi menit 12 dan 27 dan Dadang menit 35. Gol balasan Pasukan Hijau dicetak Fahrizal menit 79.
Namun, Subadri merasa hasil minor yang diraih skuatnya lantaran kepemimpinan wasit yang tidak netral.
Tercatat, ada tiga sampai empat pelanggaran di kotak terlarang tidak diberi hukuman. Dan juga beberapa hal lainnya.
Baca Juga: Ratusan Pendekar Siap Perang Lawan Penghadang Pembongkaran Tempat Hiburan Malam di JLS
“Saya Ketua Serang Jaya yang pada hari ini nonton langsung menyaksikan duel, saya sadar pertandingan itu kalah menang hal biasa ya. Tapi catatan dan saya mungkin akan melayangkan surat ke PSSI yang mana kenetralan wasit dipertanyakan,” paparnya.
Ia pun memohon ke depan kepada panitia, ketika ngambil wasit jangan yang kotor.
“Nggak boleh tuh wasit kayak gitu dipelihara yang membikin kerusuhan main bola, yang membikin citra main bola rusak ya wasit kaya gitu ya,” ucapnya.
Direktur Teknik (Dirtek) Serang Jaya Zeka Bachdi akan memberikan warning PSSI supaya hal itu tak terulang kembali.
Baca Juga: Punya Hutang Banyak tapi Rejeki Seret, Begini Jalan Keluarnya Menurut Ustadz Abdul Somad
“Peringatan saja. Masa saya harus buka bukaan. Ada oknum wasit yang coba menawarkan ke beberapa pengurus untuk memberi Serang Jaya kemenangan. Tapi dengan imbalan sejumlah uang. Kami dari pengurus sejak awal bertekad tidak ingin main yang seperti itu. Buat apa menang dengan cara curang,” jabarnya. ***



















