BANTENRAYA.COM – Pokja Kemahasiswaan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), selenggarakan kegiatan Kuliah Umum dan Pembekalan Akademik Mahasiswa Afirmasi Pendidikan.
Kegiatan ini sebagai wujud amanah dari kebijakan pemerintah untuk pemerataan sumber daya manusia (SDM), dan memberikan akses pendidikan yang lebih tinggi untuk memajukan masyarakat, bangsa dan negara di Ruang Serbaguna Gedung Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik kampus Untirta Sindangsari, Kabupaten Serang, Rabu, (11/02).
Sambutan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Untirta
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Untirta Agus Sjafari mengapresiasi kegiatan kuliah umum dan pembekalan akademik bagi mahasiswa afirmasi pendidikan, khususnya dari Papua, daerah 3T, dan mahasiswa kurang mampu siang hari ini.
BACA JUGA: Budi Rustandi Tertibkan Bus yang Ngetem di Bahu Jalan Jenderal Sudirman Kota Serang
“Tentunya ini program terkait dengan program pengembangan SDM,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, ia menekankan bahwa program afirmasi pendidikan merupakan kebijakan pemerintah untuk pemerataan sumber daya manusia, dan memberikan akses pendidikan yang setara.
Selain itu, program ini bertujuan membangun solidaritas sosial, memperkuat integrasi di tengah keberagaman budaya Indonesia, serta menumbuhkan rasa nasionalisme kebangsaan.
“Jadi, itu yang paling penting. Nah, tentunya ini perlu dibangun juga rasa kecintaan dan nasionalisme kita, sebagai bagian dari masyarakat Indonesia. Ini yang perlu ditegaskan”, katanya.
BACA JUGA: Beasiswa GREAT 2026 Resmi Dibuka, Mahasiswa Indonesia Bisa Kuliah S2 di 12 Kampus Inggris
Di lokasi yang sama, H. Syaeful Bahri, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila RI berbagi pengalaman pribadinya mengajar di kelas karyawan sebelum kampus menjadi negeri, termasuk kisah tentang idealisme, integritas dalam memberi nilai, serta konsekuensi yang pernah ia hadapi karena tidak mau berkompromi.
“Idealisme harus disertai pemahaman konteks sosial-politik, agar tidak menjadi utopis, serta pentingnya tetap kritis dan etis sebagai insan akademik,” ucapnya. ***



















