BANTENRAYA.COM – Hari Pramuka diperingati setiap tanggal 14 Agustus dalam setiap tahun di Indonesia.
Peringatan Hari Pramuka pada tanggal 14 Agustus biasanya identik dengan upacara, pawai, hingga atraksi memukau yang kerap ditunjukkan.
Tahun ini, peringatan Hari Pramuka di Indonesia memperingati pada usianya yang ke-64 tahun 2025.
Wakil Ketua Kwarcab Kota Serang Indra Martha Rusmana mengingatkan, peringatan Hari Pramuka 2025 ini seharusnya tidak berhenti pada seremonial semata.
Baca Juga: Dodi Setiawan Jabat Ketua DPD PKS Pandeglang, Konsiten Dalam Koalisi Dewi-Iing
“Pramuka itu bukan hanya soal seragam dan baret. Pramuka adalah wadah pembentukan karakter dan kepemimpinan anak muda. Tanpa kaderisasi, semangat Pramuka akan hilang,” tegas Indra, Kamis, 14 Agustus 2025.
Dirinya menekankan, bahwa orang tua dan pembina Pramuka memiliki sebuah peran penting untuk memberi ruang generasi muda agar terus berkembang.
“Orang tua punya masa lalu, anak muda punya masa depan. Orang tua mengayomi, bukan merasa didzolimi ketika ada anak muda yang mengisi kepemimpinan. Kita harus berjalan bersama,” tambah Indra.
Menurut Wakil Ketua Kwarcab Kota Serang, kaderisasi dalam Pramuka adalah sebuah jembatan emas antara pengalaman generasi senior dan inovasi generasi muda.
Baca Juga: Kelompok 67 KKM Uniba Kolaborasi Membangun Anak Hebat, Gandeng PAUD Darunnajwa
Regenerasi yang sehat akan membuat Gerakan Pramuka tetap relevan dengan tantangan zaman di Indonesia.
“Mari kita jadikan Hari Pramuka ini sebagai momentum mencetak pemimpin masa depan bangsa,” katanya dengan penuh semangat.
Dirinya menambahkan bahwa jangan sampai semangat kaderisasi dalam Gerakan Pramuka padam hanya karena pengurus yang tidak mau digantikan posisinya.
“Jangan sampai semangat kaderisasi padam, hanya karena ada pengurus kwartir yang tidak mau digantikan posisinya,” ujarnya dengan penuh semangat.
Baca Juga: Kelompok 67 KKM Uniba Kolaborasi Membangun Anak Hebat, Gandeng PAUD Darunnajwa
Indra mengajak seluruh Anggota Gerakan Pramuka, dari Gugus Depan hingga Kwartir Nasional (Kwarnas), untuk memastikan setiap latihan, pertemuan, dan kegiatan menjadi bagian dari proses membentuk generasi yang tangguh, berkarakter, dan siap mengabdi.
“Pramuka bukan sekadar masa lalu yang dapat kita kenang, tetapi masa depan yang kita persiapkan bersama,” tutupnya.***



















