BANTENRAYA.COM – Asap dari reaksi cairan kimia dari truk tangki yang terlibat kecelakaan beruntun di tol Tangerang – Merak Minggu 17 Oktober malam sempat meluas ke pemukiman warga.
Petugas Gegana Polda Banten tadi malam sempat berkeliling ke pemukiman warga di Bumi Indah Permai (BIP) untuk mengingatkan warga berjaga-jaga karena asap dari cairan kimia semakin besar.
“Asapnya ke pemukiman, kita mau minta warga untuk waspada. Kalau sudah masuk pemukiman kita minta mereka mengevakuasi diri,” katanya kepada Bantenraya.com.
Untungnya kemudian dampak cairan tersebut bisa ditangani dan tidak meluas.
Dirinya menjelaskan zat kimia yang diangkut truk tanki tersebut, merupakan jenis asam sulfat. Jika terkena air, akan menguap.
“Bahaya, sepatu Polantas saja meleleh,” ujarnya.
Baca Juga: Truk Kimia Hantam Bus dan Mobil Pribadi di Tol Tangerang Merak, Dua Penumpang Dikabarkan Meninggal
Kabid Humas Polda Banten AKBP Shinto Silitonga menjelaskan bahwa tabrakan itu melibatkan truk tangki kimia B 9879 UFU, bus Putra Pelangi BL 7519 AA, dan Honda Brio B 2995 SOM.
Salah satu faktor awal yang menyebabkan kecelakaan adalah kendaraan truk tangki kimia pecah ban kanan depan.
Kendaraan truk tangki dikemudikan Rusdi Tamrin berjalan dari arah Merak menuju ke arah Tangerang kemudian diduga kendaraan tersebut mengalami pecah ban depan kanan, kendaraan hilang kendali berbelok ke kanan menabrak pembatas jalan lalu masuk nyeberang ke jalur tol (arah Merak) dan terbalik.
Baca Juga: Pencuri Gagal Bobol Mesin ATM Minimarket di Kota Serang, Uang Ratusan Juta Selamat
Beberapa saat kemudian, datang bus Putra Pelangi yang dikemudikan oleh Amran dari arah Tangerang-Merak (arah Merak) di lajur kanan.
Pengemudi berusaha menghindar ke kiri tapi terjadi serempetan dengan kendaraan truk tangki lalu bus masuk ke parit tol, bersamaan juga berjalan kend Honda Brio B 2985 SOM yang dikemudikan oleh Tatang dari arah yang sama dengan bus. Honda Brio menabrak bagian bawah belakang truk tangki. ***



















