BANTENRAYA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang merancang awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Serang tahun 2026 untuk merealisasikan janji-janji Walikota dan Wakil Walikota Serang terpilih.
Hal ini diketahui dalam acara forum konsultasi publik (FKP) RKPD Kota Serang tahun 2026 yang digelar di Hotel Horison Ultima Ratu, Kota Serang, Rabu 15 Januari 2025.
Forum konsultasi publik RKPD ini untuk menerima aspirasi dari berbagai pihak stakeholder pembangunan di Kota Serang.
Baca Juga: Partai Politik Luar Pemerintah Dinilai Penting, Pengamat: Lumrah Berlomba Merapat Masuk Kekuasaan
Fokus forum konsultasi publik RKPD 2026 adalah penguatan sumber daya manusia atau SDM, ekonomi dan dan pembangunan infrastruktur.
Penjabat Walikota Serang Nanang Saefudin mengatakan, rancangan awal RKPD untuk tahun 2026, dan rancangan awal RKPD tahun 2026 sangat strategis bagi pasangan Walikota dan Wakil Walikota Serang periode 2024-2029.
“Rancangan awal ini adalah tahun pertama merealisasikan janji-janji Walikota dan Wakil Walikota terpilih,” ujar Nanang, kepada Bantenraya.com, usai membuka acara.
Baca Juga: CATAT! Ini Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di Mandiri U20 Challenge Series 2025
Namun tentu, kata dia, program tahun 2026 juga tidak bisa berjalan parsial, tetap harus disinergikan dengan program pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan kabupaten kota.
“Misalnya program pemerintah pusat tentang ketahanan pangan. Semuanya kita bergerak dari mulai Pak Kapolresta, Pak Dandim, bagaimana ketahanan pangan di Kota Serang khususnya bisa berjalan dengan baik. Tentu ini harus kolaborasi antar instansi. Kemarin sudah kita dengan Pak Kapolresta, nanti dengan Pak Dandim, bagaimana ketahanan pangan,” jelas dia.
Nanang menuturkan, makanan bergizi gratis atau MBG juga adalah salah satu program dari pemerintah pusat.
Baca Juga: Baca dan Amalkan, Berikut 7 Doa-Doa Saat Bayi Baru Lahir dalam Agama Islam
“Begitu juga nanti beririsan dengan program Pemerintah Provinsi Banten. Pada intinya itu,” tuturnya.
Usai rancangan awal RKPD, kata Nanang, Bappeda Kota Serang akan meramu, merangkum dengan seluruh stakeholder, masyarakat yang diundang pada Forum RKPD ini.
“Saya katakan tadi lebih baik berdarah-darah dalam tanda kutip. Di sini kita berdebat, memberikan masukan, tapi untuk perbaikan perencanaan tahun 2026 yang lebih baik,” katanya.
Baca Juga: Honor Guru Madrasah di Kota Cilegon Masih Gantung, Pemkot Tunggu Arahan BPK
Nanang menyebut, ada beberapa permasalahan yang dibahas dalam forum RKPD menjadi isu yang krusial.
“Tentu kita dengarkan saya pikir Pendidikan, kesehatan, isu banjir, pengangguran, penanganan kemiskinan, itu menjadi isu-isu yang krusial yang harus kita jawab oleh pemerintah daerah,” jelas dia.
Terkait pembenahan drainase atau saluran air yang ada di Kota Serang, lanjut dia, itu ada beberapa kewenangan.
Baca Juga: Sebar Video Asusila Miliknya, Pemuda Asal Kabupaten Serang Divonis 8 Tahun Penjara
“Drainase itu ada kewenangan pemerintah pusat, ada kewenangan pemerintah provinsi, ada kewenangan kabupaten kota. Tentu masing-masing pihak harus bergerak melakukan sesuatu action dalam rangka penyelesaian tadi irigasi-irigasi yang dianggap belum optimal,” tandasnya.***



















