BANTENRAYA.COM – Pemerintah Kelurahan Banjarnegara, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Kelurahan atau Musrenbangkel 2022 di Aula Kelurahan Banjarnegara, Kamis, 27 Januari 2022.
Berbagai program diusulkan warga untuk meningkatkan kesejahteran warga Kelurahan Banjarnegara.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Camat Ciwandan Agus Ariyadi, serta dihadiri beberapa pejabat di lingkup Pemkot Cilegon serta para perwakilan dari Rukun Warga dan Rukun Tetangga di Kelurahan Banjarnegara.
Baca Juga: Pegawai Bapenda Terkonfirmasi Positif Omicron, Ini Langkah yang Diambil Pemkab Serang
Camat Ciwandan Agus Ariyadi mengatakan, Musrenbangkel di Kelurahan Banjarnegara menjadi Musrenbangkel 2022 yang ke lima untuk di Kecamatan Ciwandan.
Empat kelurahan lain sudah melaksanakan Musrenbangkel 2022 pada pekan ini, diantaranya Kelurahan Kubangsari, Kelurahan Tegalratu, Kelurahan Kepuh dan Kelurahan Randakari.
“Hari ini Kelurahan Banjarmegara dan Senin 31 Januari 2022 di Kelurahan Gunung Sugih menjadi kelurahan terakhir di Kecamatan Ciwandan yang menggelar Musrenbangkel 2022,” kata Agus.
Baca Juga: Lirik Lagu Vespa Tua, Single Terbaru dari Musisi Reggae Banten Empank Casta
Agus menjelaskan, permasalahan infrastruktur menjadi banyak masukan warga Kelurahan Banjarnegara yang diharapkan bisa direalisasi Pemkot Cilegon.
“Nanti akan kita upayakan agar berbagai masukan warga, bisa terakomodir,” kata Agus.
Agus mengatakan, Kelurahan Banjarnegara juga butuh dibangun pusat Usaha Mikro Kecil Menengah atau UMKM di sekitar Jalan Lingkar Selatan atau JLS Cilegon.
Baca Juga: Kalian Perlu Tahu! Begini Persyaratan dan Tata Cara Perpanjang SKCK di Polsek
Sebab, JLS Cilegon menjadi akses utama menuju kawasan Wisata Anyer. Kawasan wisata Anyer sendiri didatangi ribuan wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia.
“Jadi selain pusat UMKM, nanti juga ada pertunjukkan seni. Di Banjarnegara sendiri ada seni tradisional bernama Sing Pring, pertunjukan dari bambu,” ungkapnya.
“Adanya Gerai UMKM yang direncanakan dibangun Pemkot Cilegon harapan kami di Kelurahan Banjarnegara,” imbuhnya.
Baca Juga: Kisah Pahit Empank Casta dari Lahirnya Single Vespa Tua
Lurah Banjarnegara, Suhaemi mengatakan, pusat UMKM memang perlu dibangun di JLS Cilegon. Pihaknya berharap agar dibangun di Kelurahan Banjarnegara.
“Produk UMKM serta seni budaya bisa ditampilkan. Di Banjarnegara juga banyak UMKM penghasil makanan seperti keripik, selain itu ada UMKM produksi golok asli Cilegon, Temu Giring,” ucapnya.
Sebelum adanya pandemi Covid-19, kata Suhaemi, sewaktu Walikota Cilegon Edi Ariadi menjabat sebagai walikota, wacana pembuatan pusat UMKM di JLS Cilegon, khususnya Kelurahan Banjarnegara pernah digulirkan. Namun, hingga saat ini tidak ada kepastian.
Baca Juga: Diberi Bantuan Gerobak oleh Indomaret, Wakil Bupati Serang Malah Minta Ini
“Dulu pernah waktu Walikotanya masih Pak Edi, mau dibangun pusat UMKM sama Disperindag, namun sekarang belum tahu kejelasannya,” ucapnya.
Selain usulan pembangunan pusat UMKM, kata Suhaemi, beberapa masalah seperti infrastruktur di Kelurahan Banjarnegara juga menjadi masukan warga.
“Seperti jalan lingkungan yang perlu diasoal lagi, ada yang perlu dipaving blok,” imbuhnya. ***


















