BANTENRAYA.COM – Kantor Kesehatan Pelabuhan atau KKP Banten mendirikan empat pos pengetatan perjalanan orang melalui Pelabuhan Merak.
Pos yang didirikan oleh KKP Banten sebagai bentuk pengetatan perjalanan sehat.
Kepala KKP Banten Sedya Dwisangaka mengatakan, pada Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, pemerintah tidak lagi melarang warga bepergian.
Baca Juga: Spinal Cord Injury yang Diidap Selebgram Laura Anna Ternyata Sangat Berbahaya, Ini Penjelasannya
Namun, melakukan pengetatan orang yang bepergian dengan syarat dinyatakan sehat dan bebas Covid 19.
“Kita dirikan empat pos pengetatan, di pos yang kita dirikan disediakan vaksinasi Covid 19 gratis,” kata Sedya, Senin 13 Desember 2021.
Sedya menjelaskan, Check Poin I di Rumah Makan Mato Aie untuk mengecek tiket kapal.
Baca Juga: Kronologi Jessica Jane Minta Maaf pada Jerome Polin, Gara-gara Singgung Soal Fisik dan Umur
Apabila belum ada tiket, memberikan informasi dan mengarahkan ke Pos II untuk pembelian tiket dan persyaratannya serta pemberian stiker merah pada kendaraan.
Kata Sedya, Pos II Pelayanan Terpadu di Cikuasa Atas untuk melayani vaksinasi covid 19, rapid tes antigen dan pengecekan tiket khusus Bus, travel dan mobil pribadi.
Menurut Sedya, Pos III Check Point Pintu Terminal Eksekutif untuk pemeriksaan akhir dan pelayanan rapid tes antigen gratis untuk kendaraan logistik.
Baca Juga: Ini Profil, Pendidikan, Agama, Zodiak, Hingga Akun Instagram Jessica Jane yang Ramai Diperbincangkan
Pos IV Check Point Dermaga Reguler untuk pemeriksaan akhir dan memberikan pelayanan rapid tes antigen gratis untuk kendaraan logistik.
Dikatakan Sedya, selain vaksinasi covid 19 gratis, juga disediakan rapid tes antigen Rp 75 ribu dari pihak swasta yang bekerjasama dengan pengelola pelabuhan, dalam hal ini PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan atau ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak.
“Kalau rapid antigen bagi kendaraan penumpang harus bayar Rp 75 ribu, karena itu dari swasta. Jika tidak ingin bayar di lokasi, bisa membawa rapid tes antigen dari tempat lain maksimal 1 kali 24 jam,” katanya. ***

















