BANTENRAYA.COM – Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Kota Cilegon meminta PT Lotte Chemical Indonesia menambah titik pantau baku mutu udara.
Hal itu dilakukan DLH Kota Cilegon untuk memastikan mutu udara, getaran dan suara bising yang dihasilkan dari operasional PT Lotte bisa terukur dan aman bagi masyarakat.
Diketahui, PT Lotte melanjutkan kembali proses startup dengan pembakaran gas pabrik atau sering disebut istilah flaring.
Baca Juga: Tayang Perdana! Head Over Heels Episode 1 Sub Indo: Drakor Cho Yi Hyun dan Choo Yeong Woo
Di mana, proses tersebut direncanakan akan berlangsung selama satu pekan ke depan sejak Jumat 20 Juni 2025 lalu.
Atas adanya startup tersebut manajemen menyampaikan permohonan maaf karena adanya gangguan ketidaknyamanan warga Kota Cilegon.
Diketahui, proses pembakaran gas PT Lotte Chemical Indonesia untuk pengoprasian awal sudah berlangsung sejak pekan lalu pada Selasa, 20 Mei 2025.
Baca Juga: Drakor Head Over Heels Episode 1 Sub Indo Tayang di Mana? Ini Sinopsis dan Link Nonton Full Movie
Namun, karena kondisinya belum stabil maka proses tersebut diperpanjang hingga pekan depan.
Kepala DLH Kota Cilegon Sabri Mahyudin menjelaskan, ia meminta agar hasil flaring juga dilaporkan ke DLH Kota Cilegon secara berkala.
“Pantauan dari hasil lab masih diambang batas, kalau kemarin sebelum flaring hanya di dalam. Kami minta pantauan 3 titik lagi di luar,” paparnya, Selasa 23 Juni 2025.
Sabri menambahkan, pihaknya sudah juga menerima salinan surat pemberitahuan jika Lotte akan melanjutkan proses flaring lanjutan.
“Kemarin sudah, jadi berkirim surat ke gubernur,” katanya,
Sabri menyatakan, pihaknya sudah memanggil pihak Lotte untuk benar-benar memperhatikan efek flaring, terutama soal kesehatan dan keamanan lingkungan.
Baca Juga: Buka Lowongan Kerja Lagi di PT Indofood CBP Sukses Makmur, Cek Posisi dan Persyaratannya
“Sebelum itu sudah memanggil PT Lotte sebelum flaring itu melakukan pra, pasca dan saat masyarakat di ring 1 diperhatikan,” ujarnya.
Sebelumnya, General Manager HSE PT Lotte Chemical Indonesia Sugeng Priyanto menjelaskan, PT Lotte memastikan akan terus berkomitmen terhadap kepatuhan lingkungan keselamatan dan transparansi selama kegiatan startup berlangsung.
“PT LCI (Lotte-red) kegiatan startup dengan kegiatan pembakaran gas di cerobong atau flaring akan dimulai pada Jumat 20 Juni sampai satu minggu ke depan,” katanya melalui rilis resminya.
Baca Juga: 7 Tempat Camping Terbaik di Banten, Pemandangan Keren dan Tempatnya Nyaman Bikin Nggak Mau Pulang
Sugeng menyatakan, pihaknya memohon maaf dalam kondisi terdapat ketidaknyamanan yang ditimbulkan.
“Aktivitas pembakaran mungkin memerlukan waktu sebelum mencapai kondisi stabil,” jelasnya.
Sugeng menegaskan, proses flaring bukan indikasi bahaya. amun, salah satu mekanisme pengamanan yang dilakukan sebagai standar operasional prosedur pabrik petrokimia.
Baca Juga: 7 Tempat Camping Terbaik di Banten, Pemandangan Keren dan Tempatnya Nyaman Bikin Nggak Mau Pulang
Melalui kegiatan tersebut, gas sisa dari proses produksi yang tidak bisa dimanfaatkan aka dibakar secara aman.
“Tidak hanya oleh PTCI, kegiatan ini sangat umum dilakukan industri sejenis di Indonesia maupun dunia selama puluhan tahun,” jelasnya. ***

















