BANTENRAYA.COM – Kepala Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Kota Cilegon Sabri Mahyudin memastikan jika penggunaan fly ash dan bottom ash aatau FABA yang merupakan material sisa pembakaran atau pengolahan batu bara aman untuk menutupi sampah di TPSA Bagendung.
Bahkan, FABA juga merupakan limbah yang bisa dikelola menjadi kompos dan menyuburkan tanaman.
Sabri menjelaskan, berdasarkan hasil penelitian Balai Penelitian Tanah Kementerian Pertanian, FABA sangat aman.
Baca Juga: PT Farmsco Feed Indonesia Buka Loker Posisi Admin Purchasing, Penempatan Cikande
Bahkan, sudah digunakan menjadi pupuk untuk tanaman di sejumlah daerah, termasuk di PLTU Labuan Pandeglang yang sudah dibuat pupuk.
“Pemanfaatannya bisa menjadi pupuk. Bottom ash diharapkan dapat mengurangi dampak lingkungan dari sampah yang dibiarkan terbuka, salah satunya dengan mengurangi bau dan risiko penyebaran penyakit, yang seringkali terjadi pada sistem open dumping. Dengan terbatasnya anggaran yang ada, bottom ash bisa digunakan sebagai pengganti tanah, mengingat banyaknya pasokan yang tersedia dari pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Suralaya,” Kamis, 8 Mei 2025.
Baca Juga: 7 Preman Pemalak Sopir Truk Diamankan Polda Banten, Sehari Kumpulkan Uang Rp7 Juta
Sabri menjelaskan, FABA diharapkan dapat mengurangi dampak lingkungan dari sampah yang dibiarkan terbuka, salah satunya dengan mengurangi bau dan risiko penyebaran penyakit, yang seringkali terjadi pada sistem open dumping.
“Ini bisa mempercepat penutupan sampah dan mengurangi penggunaan tanah yang harus dibeli dan diangkut,” jelasnya.***

















