BANTENRAYA.COM – Honor 3 bulan pada tahun terakhir 2024 untuk tenaga kerja honorer guru Madrasah, Paud, Linmas, guru ngaji, kader posyandu dipastikan hangus tak dapat terbayarkan.
Terpantau di lapangan, beberapa unsur masyarakat mendatangi kantor Walikota Cilegon melakukan demonstrasi dan berorasi, mendesak Pemkot Cilegon supaya dapat membayar honor yang belum terpenuhi kepada honorer guru Madrasah, Paud, Linmas, guru ngaji, kader posyandu, Rabu (8/1).
Plt Asda II Kota Cilegon Aziz Setia Ade Putra mengatakan, honorer yang 3 bulan pada 2024 kemarin belum terbayarkan hangus karena adanya defisit anggaran yang dialami oleh Pemkot Cilegon.
Baca Juga: Cek 7 Link Instansi Resmi Pusat dan Daerah Pengumuman Hasil Akhir CPNS 2024
“Kami mohon maaf tidak bisa membayar honor guru dan yang lainnya pada akhir 2024 karena ada pendapatan dari Pemkot Cilegon yang tidak tercapai,” kata Aziz saat menemui massa demonstran ratusan perwakilan unsur masyarakat didepan kantor Walikota Cilegon.
Ia menegaskan, honor 3 bulan terakhir pada 2024 hangus namun terkait honor pada 2025 nanti pasti akan dibayarkan oleh Pemkot Cilegon untuk para tenaga honorer.
“Kalau untuk honor 2025 pasti akan kami bayar full dari Januari sampai Desember nanti. Honor kami pun yang 2024 juga sama tidak bisa dibayarkan, karena pendapatannya tidak tercapai,” tegasnya.
Baca Juga: Kelas Excutive! Jadwal Tarif Bus Rute Mataram ke Jakarta
Aziz menjelaskan, honor untuk tenaga kerja honorer pada 2024 kemarin tak dapat dipaksa dibayarkan karena terbentur dengan peraturan kasus hukum.
“Kalau kita bayarkan honor 2024 ini nanti ibu-ibu dan bapak-bapak berurusan dengan kasus hukum di Kejari, Kejati, Polres, Polda. Karena ini terbentur dengan peraturan,” jelasnya.
Sementara itu, salah satu guru Paud Suralaya Merak Asinta mengaku sedih jika memang honor 3 bulan pada 2024 untuk guru dan honorer lainnya kemarin hangus.
Baca Juga: Prabowo Berhasil Goda Investor dari Qatar Masuk Indonesia, Siap Bangun 1 Juta Rumah untuk Rakyat
“Sudah tidak dibayar 3 bulan dari Oktober, November, Desember. Sangat sedih sekali, tidak ikhlas, kalau honor 2024 guru ini beneran hangus. Kita tugasnya mencerdaskan anak bangsa, kerja juga sama seperti ASN,” ungkapnya.
Ia meminta Pemkot Cilegon untuk mempertimbangkan kembali keputusannya supaya tetap membayar honor yang belum terpenuhi.
“Kami mohon Pemkot Cilegon usahakan membayar honor sisa 3 bulan yang lalu kami yang belum terpenuhi dari tahun 2024,” pintanya.
Baca Juga: Berikut Daftar 17 Peserta yang Lolos Ke Babak Final Showcase Indonesian Idol 2025
Dikatakannya, guru paud honorer di Kota Cilegon dalam satu bulan mendapatkan gaji sebesar Rp 675 ribu.
Dalam orasi yang disampaikan oleh perwakilan guru, meminta Pemkot Cilegon untuk menbayar tidak dalam 3 bulan sekali.
“Setuju untuk bayar honornya tidak tiga bulan sekali, cuma ini tolong pajaknya jangan terlalu besar. Ini kita nuntutnya pembayaran yang belum lunas di 2024. Semoga ini tidak terulang kembali oleh Pemkot Cilegon,” pungkasnya.***

















