BANTENRAYA.COM – Perkembangan industri musik saat ini memang menuntut adanya perubahan-perubahan yang cepat.
Terlebih di masa pandemi Covid-19, banyak musisi yang melakukan penyesuaian-penyesuaian agar industri musik dapat terus bertahan, dari konser berbasis digital, coaching clinic digital, hingga pada pemanfaatan live streaming sebagai media publikasi karya.
Demikian halnya dengan geliat bisnis yang digeluti oleh AP Audio, sebuah usaha rintisan Adi Tri Prasetyo, di Perumahan Taman Cilegon Indah, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, yang bermula dan disalurkan dari hobi yang telah ditekuninya sebagai seorang gitaris sejak remaja.
Baca Juga: Jadwal dan Sinopsis Bioskop Trans TV Jumat 1 Oktober 2021, American Renegades
Adi, nama panggilan dari pemilik usaha AP Audio, menangkap peluang usaha ini sejak dirinya terkena Covid-19 di awal tahun 2021.
“Virus Covid-19 bagi saya malah justru membawa berkah, karena sejak saya terkena Covid-19, kan saya diharuskan untuk isolasi mandiri, dari situlah ide untuk menyalurkan bakat dan hobi di dunia musik langsung saya genjot” ujar pria yang bekerja di Dinas Komunikasi dan Informatika, Sandi dan Statistik (Diskominfo) Kota Cilegon ini.
Kata Adi, bermula dari hobinya di bidang elektronika, dia membuat efek gitar analog dengan nama Drive Screamer I yang telah di review oleh gitaris Indonesia, seperti Ari gitaris Padi Band dan Vega Antares gitaris additional player Dewa 19.
Baca Juga: Indro Warkop Soal Penggunaan Nama Warkopi: Bisa Kena Penjara 4 Tahun
Pertama kali prototype efek gitar analog ini diciptakan untuk salah satu band lokal di Kota Cilegon.
Seiring berjalannya waktu, Adi masih terus melakukan ekspansi usaha hingga merambah pada maintenance gitar atau bass yang hingga saat ini diakuinya telah menangani lebih dari seratus gitar.
“Alhamdulillah, seluruh customer saya merasa puas, tak jarang dari mereka itu sering melakukan maintenance ke tempat saya (AP Audio),” katanya.
Baca Juga: Mandi di Sungai Bedeng , Bocah SD Warga Kota Serang Tewas Tenggelam
“Tentu saja dengan adanya pandemi ini kan pasti banyak temen-temen yang menghabiskan waktu di rumah, mungkin untuk mengusir jenuh mereka mulai iseng-iseng untuk memerdalam pergitaran, dan lambat laun mereka juga mulai terbuka juga bahwa gitar pun perlu dirawat,” ujarnya.
Usaha rintisan ini, kata Adi, dikembangkan pada tahun 2021, dengan nama AP Audio.
Dengan konsep awal pada pengembangan pedal gitar analog, kemudian memerluas usahanya pada bidang pemeliharaan atau perawatan alat musik khususnya pada gitar dan bass, jual beli alat musik, termasuk pada produksi alat musik gitar atau bass.
Baca Juga: Pakar Hukum Untirta Sebut Kepemimpinan WH-Andika Sudah Gagal
Mengingat semakin tingginya antusiasme para kawula muda khususnya musisi-musisi yang terus mengalami peningkatan secara kuantitas, AP Audio hadir sebagai partner bagi para musisi untuk memberikan layanan musik yang terbaik.
“Tidak hanya itu, AP Audio juga menerima jasa routing pedal analog maupun digital untuk keperluan gear pada live perform,” kata pria yang juga gitaris dan backing vokal pada Band Underforty, sebuah band yang seluruh anggotanya merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemerintah Kota Cilegon.
Sebagai bentuk komitmen dan keseriusannya, AP Audio telah terregistrasi pada Online Single Submission (OSS), dengan kategori Usaha Mikro. Guna memaksimalkan layanan dan menampilkan jasa servis gitar atau bass, serta jual beli alat musik, AP Audio juga telah memiliki website http://apaudio.rakki.org dan media sosial Instagram @apaudio_official.
Baca Juga: Tiga Kali Ganti Walikota Cilegon, Warga Watu Lawang Masih Kesulitan Air Bersih
Berbicara soal tarif, Adi mengaku tidak memasang tarif yang terlalu tinggi. Dari jasa maintenance itu saya mulai dari harga Rp 35 ribu, tergantung dari kondisi kerusakan juga, karena terkadang satu instrumen dengan instrumen lainnya itu pasti memiliki kondisi kerusakan yang berbeda-beda.
“Tapi rata-rata sih maintenance ini seputar playability. Banyak yang mengeluhkan gitar ini melengkung di neck nya, elektroniknya ada yang tidak beres,” ungkap Adi.
Harapan ke depan, AP Audio akan menjadi salah satu pioner yang bergerak di bidang industri musik Indonesia. Tentu saja di sisi kesibukannya sebagai salah satu abdi negara, usaha rintisan ini akan tetap konsisten untuk dikembangkan guna turut andil dalam memajukan industri musik di Indonesia. ***

















