BANTENRAYA.COM – Menurut pengungkapan para ahli bahwa orang yang terinfeksi virus Covid-19 varian omicron dapat mengalami berbagai macam gejala umum yang berbeda.
Salah satunya adalah gangguan pencernaan, seperti gejala sakit perut, diare hingga mual, dikutip Bantenraya.com dari PMJNews, Sabtu, 12 Februari 2022.
Gangguan pada pencernaan ini berkaitan dengan masalah gastrointestinal dimana dapat menyebabkan seseorang dapat kehilangan pada nafsu makanya.
Menurut penelitian dari aplikasi ZOE COVID Study mengungkapkan bahwa hal ini merupakan sebagai gejala yang sama dari Covid-19.
Berdasarkan penelitian tersebut, pada pertengahan tanggal dibulan Desember 2021 hingga Januari 2022, terdapat peningkatan yang cukup tajam dalam jumlah orang yang melaporkan gejala gastrointestinal.
Namun sementara itu, selama dua tahun terakhir telah terjadi perubahan pola gejala yang dilaporkan.
Baca Juga: Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan 1443 H Jatuh pada 2 April 2022
Dikarenakan varian baru Covid-19 telah muncul meski telah banyak populasi yang sudah melkukan vaksinasi bahkan sudah melakukan keempat dosis vaksin.
Ketika melihat hasil tes PCR yang telah dilaporkan dari aplikasi ZEO COVID, ditemukan bahwa sebagian besar orang yang melaporkan gejala gastrointestinal.
Dimana pada hasil tersebut terdapat hasil tes yang menunjukkan bahwa hasil tersebut adalah negatif.
Pada analisis ini menunjukkan bahwa walaupun Omicron dapat dikait-kaitkan dengan gejala gastrointestinal.
Namun angkanya tidak lebih tinggi dari yang sebelumnya yang terlihat di Delta.
Selain itu, satu atau lebih dari jenis sakit perut kemungkinan dikarenakan virus lainya, seperti Norovirus misalnya.
Jika tidak yakin apakah masalah perut terkait dengan Covid-19, Omicron pada dasarnya memiliki gejala khusus yang meliputi sakit tenggorokan, nyeri otot, kelelahan hingga pilek.(***)
















