BANTENRAYA.COM – Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) menggelar wisuda Gelombang I berjumlah 704 lulusan, di Auditorium Kampus Untirta, Kecamatan Pabuaran, Sindangsari, Kabupaten Serang, pada Minggu, 16 Februari 2025.
Rektor Untirta, Fatah Sulaiman, dalam pidato ilmiahnya mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan harus terus meningkatkan value JAWARA yakni Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius dan Akuntabel, yang diambil dari dua tokoh sentral Untirta Sultan Ageng Tirtayasa dan Syekh Nawawi Al-Bantani.
Berikan karya terbaik anda semua seperti teladan kita Sultan Ageng Tirtayasa dan Syekh Nawawi Al-Bantani.
Baca Juga: Dinkes Cilegon Batasi Kuota Cek Kesehatan Gratis Saat Ulang Tahun, Satu Hari Hanya 30 Orang
Terima kasih kepada para orangtua dan kerja kerasnya dalam mendidik anak-anaknya, sambut Fatah, kemarin.
Sementara itu, Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB), Arif Satria, yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan pidato ilmiahnya, yaitu lulusan Untirta untuk memimpin perubahan yang semakin hari semakin cepat.
Di saat anda memasuki tahun 2045 nanti, ketika anda ada yang jadi capres atau menteri, anda akan merasakan perubahan itu mungkin hanya sampai pada kisaran tiga tahunan saja, ujarnya.
Baca Juga: Buku Tandak Pantun Tanah Jawara Diluncurkan, Lestarikan Bahasa Cilegon dan Banten
Menurutnya, hal yang dimaksud dengan perubahan tersebut diantaranya seperti perubahan demografi, perubahan teknologi, serta skill karena skill sudah mulai bergeser.
Sekarang AI sudah berkembang. Ini sebuah hasil riset sangat berbahaya bagi kita jika tidak move on.
Dalam lima tahun ke depan skill kita hari ini yang relevan hanya 60 tahun. Karena apa? Kebutuhan skill bergeser dan hanya orang-orang yang bermental pembelajar yang bisa survive.
Baca Juga: Indisipliner, Honorer Dishub Kabupaten Serang Diberhentikan: Tidak Masuk Kerja Tanpa Alasan
Perlu mindset baru, perilaku baru dan cara-cara bekerja dan tidak ada cara untuk kita bersifat pembelajar, ungkapnya.
Sementara itu, wisuda kali ini ada 10 lulusan terbaik yakni di antaranya: Dearin Zellianan Cheridan (D3 Manajemen Pemasaran) dengan IPK 3,90; Rozanah Nushrotina (S1 Hukum) dengan IPK 3,89; Putri Nurul Azzahra (S1 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini); Dahlia Raudothul Jannah (S1 Teknik Sipil) dengan IPK 3,72; Betarice (S1 Agribisnis) dengan IPK 3,89; Kurnia Ramadhanti (S1 Akuntansi) dengan IPK 3,88; Farhatun Najiah (S1 Ilmu Komunikasi) dengan IPK 3,88; Kamilah Nur Aini (S1 Gizi) dengan IPK 3,85; Murni Diasfara (S2 Hukum) dengan IPK 3,97 dan Firman Edi (S3 Pendidikan) dengan IPK 3,97.***















