BANTENRAYA.COM – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia Yandri Susanto menghadiri Wisuda Gelombang VI (Diploma III, Sarjana dan Pascasarjana), di di Auditorium Kampus Untirta, Sindangsari, Kabupaten Serang, Minggu, 17 November 2024.
Wisuda pada gelombang VI ini dibuka oleh Ketua Senat Untirta Prof. Dr. Rudi Zulfikar, S.E.Ak., M.Si., M.M., C.A., dan dihadiri oleh Rektor Untirta Prof. Dr. Ir. H. Fatah Sulaiman, S.T., M.T.
Kemudian hadir juga para wakil Rektor, Dekan, Wakil Dekan, Kabiro, Kepala UPA, Kabag, Pokja dan staf.
Baca Juga: Hasil Pleno, Ajat Sah Jadi Calon Ketua IPSI Banten dan Calon Tunggal
Wisuda kali ini terasa spesial karena dihadiri oleh Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia Yandri Susanto, S.Pt., M.Pd.
Menurut Prof. Dr. Ir. H. Fatah Sulaiman, S.T., M.T., para lulusan harus meneladani kisah inspiratif Menteri Desa Yandri yang begitu mengharukan.
“Selamat berkarya para jawara baru Untirta, mudahan-mudahan bisa memperkaya kisah inspiratif Pak Menteri Desa di mana pun kalian berkiprah. Buktikan bahwa kalian adalah Jawara Untirta,” tegasnya.
Baca Juga: Yuk Simak 6 Tips Bikin Rumah Rumah Tetap Adem Meski Cuaca Panas
Memang dalam hal ini, Yandri menceritakan kisah inspiratifnya waktu dulu ia hendak kuliah.
Dengan mata berkaca-kaca, ia mengisahkan bahwa waktu sebelum kuliah, ia meminta izin ke Emaknya yang sedang menanam padi dan dalam keterbatasan biaya.
“Saya berangkat dengan setengah karung beras ke Kota Bengkulu. Selama saya kuliah saya juga melakukan langkah-langkah yang tidak dilakukan orang lain. Saya jadi marbot masjid. Jadi guru ngaji TPQ,” ujar Yandri.
Baca Juga: Momen Langka, Profesor ITB Bimbing Guru Matematika dan IPA di Kabupaten Serang
“Alhamdulillah akhirnya saya tamat di Fakultas Pertanian Prodi Peternakan tercepat waktu itu, walaupun IPK saya 3,27. Alhamdulillah dalam hidup sayang banyak mengalami pengalaman,” tambahnya.
Yandri juga mengingatkan kepada mahasiswa soal apa yang akan dilakukan setelah lulus, hal tersebut sangat penting.
“IPK boleh tinggi, kuliah cepat adalah harapan kita tetapi setelah lulus itu apa yang harus kita lakukan. Itulah yang paling pokok. Karena dinamisasi dan isu aktual adalah tantangan bagi alumni,” terangnya.
Baca Juga: Hindari Mobil Parkir di Bahu Jalan, Warga Pulau Panjang Tewas Terlindas Truk
Ijazah itu bukan untuk diagung-agungkan tetapi harus siap menghadapi tantangan yang ada di lapangan. Pesan saya, ini adalah titik awal dan terus berjuang. Kami ingin berjibaku dan berkolaborasi dengan Untirta,” sambungnya.
Ia juga menantang para wisudawan untuk membangun desa dan bangga tinggal di desa.
Sebab, saat ini desa menjadi tempat strategis untuk membangun Indonesia dengan segala potensi yang ada.
Baca Juga: Pemprov Banten Tak Ingin Gegabah Soal Kebijakan Penghapusan Hutang UMKM
Pada kesempatan ini juga, dilakukan penandatanganan MoU antara Untirta dan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia dalam rangka menyukseskan pembangunan desa di Banten.
Wisudawan Terbaik Gelombang VI Untirta tahun 2024:
1. Mei Yanti Surbakti (NIM 5504210016 Prodi Perbankan dan Keuangan, D3) IPK 3.92.
2. Ahmad Lucky Alamsyah, (NIM 1111200010, Prodi Hukum) IPK 3.91.
Baca Juga: TAMAT! Nonton Drakor A Virtuous Business Episode 12 Sub Indo, Lengkap dengan Spoiler dan Jam Tayang
3. Dzikra Ayu Adzkiya (NIM 2287200026, Prodi Pendidikan Khusus) IPK 3.88.
4. Rahmat Ato`ullah Gumilang Al Bantani (NIM 3332200109, Prodi Teknik Elektro) IPK 3.88.
5. Hernita Novianti Basuki (NIM 4441200112, Prodi Agribisnis) IPK 3.91.
6. Abdullah Hadi, ( NIM 5554200044, Prodi Ekonomi Syariah) IPK 3.89.
Baca Juga: Khawatir Warga Malas Datang ke TPS, KPU Provinsi Banten Genjot Sosialisasi Pilkada
7. Tiara Natasya Putri (NIM 6662200160, Prodi Ilmu Komunikasi) IPK 3.91.
8. Ghaniyyah Nauli, (NIM 8881200032, Prodi Kedokteran) IPK 3.31.
9. Mutia Nurdalilah Simatupang (NIM 7781220005, Prodi Ilmu Komunikasi S2) IPK 3.97.***















