BANTENRAYA.COM-Kelompok 57 Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Bina Bangsa (Uniba) sukses membuat program bank sampah, Desa Pamarayan, Kecamatan Jiput, Kabupaten Pandeglang.
Raya, penanggung jawab program bank sampah menyampaikan, masalah sampah plastik di Indonesia masih menjadi permasalahan yang sulit diatasi, lantaran pemerintah belum terlalu serius untuk mengelola limbah sampah plastik agar tidak mencemari lingkungan.
Kendati demikian, katanya, walaupun masalah pengelolaan sampah plastik belum menemukan titik terangnya, hal tersebut tidak memudarkan semangat bagi sebagian masyarakat yang peduli dengan lingkungan dalam mengurangi angka sampah plastik di Indonesia.
Baca Juga: Kelompok 66 KKM Uniba Lakukan Penghijauan di Desa Kaduagung Timur
“Seperti yang dilakukan oleh mahasiswa KKM Uniba Kelompok 57 yang terletak di Desa Pamarayan, Kecamatan Jiput, Kabupaten Pandeglang dalam mengurangi angka limbah plastik di daerahnya dengan cara pembuatan bank sampah,” katanya.
Hal tersebut dilakukan, lanjutnya, melalui berbagai macam proses, mulai dari pengadaan sosialisasi pemilahan sampah plastik rumahan dari rumah ke rumah, hingga pemberian trashbag sebagai wadah untuk menempatkan sampah plastik kering yang kemudian akan didaur ulang menjadi ecobrik.
“Terdapat sekitar 30 rumah warga kampung sukarame telah di edukasi, dan diberikan trashbag yang kemudian akan disebut sebagai nasabah bank sampah,” ujarnya.
Sosialisasi ini sukses dilakukan di kampung tersebut, guna mengedukasi masyarakat akan pemilahan sampah plastik agar lebih bijak lagi dalam penggunaanya dan mengedukasi bahwa sampah plastik tersebut masih bisa didaur ulang menjadi sesuatu yang berguna.
“Program ini adalah salah satu program unggulan kelompoknya untuk mengurangi angka sampah plastik di kampung sukarame. Ya, jadi program ini adalah program unggulan kita untuk masyrakat guna mengurangi angka sampah di kampung sukarame,” ungkap Raya.
“Sampah-sampah yang sudah ditabung oleh warga tersebut kemudian dikumpulkan oleh kami, yang alhamdulillah hasilnya baik juga,” sambungnya.
Baca Juga: Daftar Drakor Tayang Bulan September 2024, Ada The Judge From Hell hingga Gyeongseong Creature 2
Banyak warga yang sudah memahami akan pemilahan sampah yang sudah kami sosialisasikan di awal. “Sampah ini kemudian akan dijadikan sesuatu yang bermanfaat seperti ecobrik yang mana Alhamdulillah kami sudah bekerja sama dengan komunitas bank sampah gen z untuk pengepul ecobrik tersebut yang kemudian akan di jual oleh PLTU labuan sebagai penadah,” imbuhnya.
Raya berharap program ini akan terus berkelanjutan dengan melibatkan anak muda di kampung sukarame ketika masa KKM kelompoknya telah usai, karena program tersebut mampu mengurangi angka sampah plastik.***















