BANTENRAYA.COM – Kelompok gabungan yaitu 18 dan 19 Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Bina Bangsa (Uniba), bersama Rumah Sakit Ahmad Wardi dan Dompet Dhuafa melaksanakan skrining mata dan operasi katarak gratis, di wilayah Kecamatan Pulo Ampel, Desa Pulo Panjang, Kabupaten Serang.
Asep Rahmatullah, Dosen Pendamping Lapangan (DPL) mengatakan, program ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang mengalami masalah penglihatan, terutama katarak yang sering kali menjadi penghambat produktivitas dan kualitas hidup.
Dalam kegiatan ini, tim medis dari Rumah Sakit Ahmad Wardi, bersama dengan relawan kesehatan dari Dompet Dhuafa memberikan kuota skrining sebanyak 100 orang, dan yang akan dioperasi katarak sebanyak 30 orang.
“Warga yang melakukan skrining mata sebanyak 100 orang, dan yang melakukan operasi mata katarak sebanyak 28 orang,” katanya.
Ia menjelaskan, pelayanan kesehatan yang dilakukan dimulai dari pemeriksaan awal, skrining, hingga pelaksanaan operasi katarak bagi mereka yang membutuhkan. Masyarakat yang telah menjalani skrining dan teridentifikasi membutuhkan operasi katarak kemudian dirujuk ke RS Ahmad Wardi untuk mendapatkan tindakan medis lebih lanjut.
“Operasi dilakukan oleh tim dokter spesialis mata yang berpengalaman, dengan menggunakan peralatan medis modern dan sesuai dengan standar kesehatan yang telah ditetapkan,” ungkapnya.
Baca Juga: Kelompok 63 KKM Uniba Sosialisasi Pengelolaan Pemerintah Secara Digital
Di lokasi yang sama, M Arieza Pratama, Ketua Kelompok menyampaikan kegiatan bakti sosial skrining mata dan operasi katarak gratis ini, mendapatkan apresiasi yang tinggi dari masyarakat Pulo Panjang.
“Terutama mereka yang selama ini tidak mampu mendapatkan akses layanan kesehatan mata. Dengan adanya program ini, diharapkan angka kebutaan akibat katarak dapat berkurang secara signifikan dan kualitas hidup masyarakat dapat meningkat,” ujarnya.
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian RS Ahmad Wardi dan Dompet Dhuafa terhadap kesehatan masyarakat, terutama dikalangan masyarakat kurang mampu. Kolaborasi ini diharapkan terus berlanjut di masa depan dengan cakupan layanan yang lebih luas, sehingga lebih banyak lagi masyarakat yang terbantu.















