BANTENRAYA.COM – Bulan suci Ramadhan bukan hanya bicara mengenai puasa yang sifatnya ukhrowi, melainkan mengajarkan dan bicara mengenai sikap duniawi yaitu kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.
Public Relations and Marketing Communication Executive Hotel Grand Zuri BSD City Gunawan Raharjo mengatakan, salah satu kepedulian yang dilakukan di tengah menjalankan ibadah puasa kali ini adalah merenovasi mushola.
Ia menyampaikan, tempat ibadah yang direnovasi tersebut bernama mushola As Syakiriyah yang terletak di daerah Lengkong Gudang tepatnya di Jalan Makam, RT 01, RW 02, Lingkungan Lengkong Gudang.
Baca Juga: Tunas Toyota Serang Sabet 4 Penghargaan Bergensi
Baca Juga: Opini WTP versus Korupsi Banten
“Kali ini hotel Grand Zuri BSD City di bawah Zuri Hotel Manajemen melakukan kegiatan CSR atau yang akrab dikenal dengan kepedulian terhadap lingkungan. Dan pada saat ini kami berikan CSR untuk merenovasi mushola,” kata Gunawan kepada Banten Raya, Kamis (14/4).
Adapun sumbangsih dalam merenovasi musola yang dilakukan yakni dalam bentuk pengecatan tembok, penggantian lampu, penggantian karpet, penggantian genteng, penggantian sejadah, mukena dan sarung, serta pembersihan sampah di area mushola.
Selain kegiatan renovasi mushola, Corporate Sosial Resposibility (CSR) juga akan digunakan untuk menggelar buka puasa bersama, berbagi, sekaligus memberikan sanyantunan untuk anak yatim piatu dan dhuafa.
Baca Juga: Doa Puasa Ramadhan Hari Ke-14, Lengkap dengan Arab, Latin dan Artinya
“Bukan hanya renovasi mushola saja, terdapat rentetan CSR lain yang akan dilakukan oleh Hotel Grand Zuri BSD. Kegiatan CSR nantinya akan digunakan untuk buka bersama dengan anak yatim piatu dan dhuafa,” ucapnya.
Ia berencana, kegiatan santunan tersebut akan dilaksanakan pada Senin, 18 April 2022 di Hotel Grand Zuri BSD City. Ia berharap, kegiatan rutin tersebut dapat memberikan dampak positif dan manfaat untuk banyak orang.
“Semoga kegiatan rutin yang biasa dilakukan ini semakin mempererat hubungan tali silaturahim antara sesama karyawan dan juga masyarakat sekitar yang terlibat,” tuturnya.***



















