CILEGON – Cuaca ekstrem yang terjadi beberapa pekan terakhir di Selat Sunda, membuat nelayan di Kelurahan Suralaya, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Banten terpaksa tak melaut dan menyandarkan perahunya.
Menyikapi kondisi ini, PT Indo Raya Tenaga (IRT) beserta kontraktor pembangunan PLTU Jawa 9 dan 10, PT Hutama Karya (HK) dan PT Doosan Heavy Industries Indonesia (DHII) memberikan bantuan sembako kepada para nelayan, Rabu (29/12).
Para nelayan merasa terbantu atas aksi simpati IRT dan manejemen PLTU Jawa 9&10 yang berkali sudah dilakukan. Nelayan juga mengungkapkan, harapannya agar selalu selaras dengan manejemen pembangkit listrik ramah lingkungan itu.
Baca Juga: Gedung RSUP Kariadi Kebakaran, 50 Pasien Dievakuasi
Nelayan ingin Indo Raya Tenaga juga menggandeng mereka guna dibina dan dikembangkan potensinya.
“Keselarasan antara industri dan nelayan harus betul dijaga, salah satunya caranya adalah PT. IRT harus bisa menjadi bapak angkat, agar nanti ada pembinaan terkait SDM, alat tangkap, sarana dan prasarana lainnya. Dengan begitu, kesejahteraan nelayan khususnya Suralaya dan Kota Cilegon pada umumnya bisa membaik,” tutur Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Cilegon Tatang Tarmizi, Rabu (29/12).
Dia dan sejumlah nelayan di keesempatan itu juga menyampaikan terimakasih kepada PT IRT dan dua kontraktor utama PLTU Jawa 9 dan 10 yang telah memberikan stimulan kepada para nelayan di wilayah Suralaya.
Baca Juga: Dewa United Susul Persis Solo dan Rans Cilegon Promosi Liga 1 Lewat Gol Tunggal Gufroni Al Maruf
Menurutnya, di tengah musim barat, sulit buat nelayan untuk mencari ikan karena cuaca kurang bersahabat. Apa yang diberikan, tentu membantu mereka dan keluarga saat tak bisa melaut.
”Tentunya bantuan ini, bermanfaat bagi para nelayan ketika saat ini banyak nelayan yang tidak melaut akibat cuaca ekstrem,” kata Tatang.
Paket sembako yang diberikan kepada nelayan di Pangkalan Suralaya dan Pangkalan Tanjung Pujut di antaranya berisi beras dan mie instan.
Baca Juga: GEMPAR! Pemain Thailand Pakai Doping dan Kabar Pertandingan Leg 1 Final Piala AFF 2020 Diulang
Di dalam paket sembako juga disertakan masker. Hadir dalam kesempatan tersebut, managemen PT IRT, PT HK dan PT DHII.
Kemudian Pengurus Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) DPC Kota Cilegon dan para nelayan di wilayah perairan Suralaya.
General Manager PT IRT Steve Adrianto mengatakan, pemberian sembako ke masyarakat saat ini adalah bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan bersama dengan PT HK dan PT DHII.
Ia berharap bantuan ini menjadi stimulus sementara untuk nelayan dan keluarga, selama berkurangnya penghasilan akibat tak melaut.
Steve sendiri memastikan, ke depannya selain bantuan sembako, pihaknya juga sudah menyiapkan sejumlah program pemberdayaan buat para nelayan.
“Sinergitas dengan para nelayan Suralaya memang perlu dilakukan berkelanjutan dalam jangka panjang, mengingat para nelayan merupakan masyarakat yang harus diperhatikan,” kata Steve.
Baca Juga: PLN UID Banten Serahkan Sertifikat REC untuk Dua Pengembang Perumahan
Menurutnya, pangkalan nelayan, dermaga perahu, kios-kios bagi keluarga nelayan, fasilitas parkir, dan penerangan umum yang ada saat ini, sejatinya juga merupakan bentuk kepedulian PT IRT dalam penyediaan infrastruktur buat nelayan dan masyarakat.
”Dengan adanya fasilitas yang ada, nelayan diharapkan bisa menjaga, merawat, dan mengembangkan potensi-potensi yang ada di Suralaya,” jelas Steve. ***




















