BANTENRAYA.COM – Kopi Kenangan mengumumkan baru saja mendapat pendanaan seri C tahap pertama senilai 96 juta US dolar atau sekitar Rp1,3 triliun.
Dengan demikian, valuasi Kopi Kenangan saat ini telah menembus 1 miliar US dolar dan menempatkan perusahaan tersebut sebagai New Retail Food and Beverage (F&B) Unicorn pertama di Asia Tenggara.
Pendanaan seri C ke Kopi Kenanganan dipimpin TyBourne Capital Management, diikuti sejumlah investor dari seri sebelumnya, seperti Horizons Ventures, Kunlun dan B Capital, serta investor baru yaitu Falcon Edge Capital.
Baca Juga: BEJAT! Remaja Perempuan 14 Tahun di Bandung Diperkosa 20 Orang, Diculik hingga Dijadikan PSK
Pendanaan ini diperoleh setelah Kopi Kenangan mengukuhkan posisinya sebagai brand dengan permintaan domestik yang tinggi.
Itu termasuk dari beberapa portofolio barunya seperti brand roti bernama Cerita Roti, Ayam Goreng Chigo, Soft-cookies Kenangan Manis, sekaligus menghadirkan berbagai inovasi baru seperti menu topping Sultan Boba.
“Merupakan suatu kehormatan bagi kami dapat mengumumkan pendanaan yang menempatkan Kopi Kenangan sebagai perusahaan New Retail F&B Unicorn pertama di Asia Tenggara,” ujar CEO dan Co-Founder Kopi Kenangan, Edward Tirtanata dalam keterangannya pada Selasa 28 Desember 2021.
Baca Juga: Profil dr Richard Lee, Dokter Kecantikan yang Ditangkap Polisi Akibat Kasus Dugaan Akses Ilegal
Seperti diketahui, Kopi Kenangan didirikan oleh Edward Tirtanata, James Prananto, dan Cynthia Chaerunnisa pada 2017.
Kehadirannya berhasil mengisi celah pasar antara kopi dengan harga premium yang disajikan jaringan gerai kopi internasional dan kopi instan yang dijual di banyak kios jalanan di Indonesia.
Selama 12 bulan terakhir, Kopi Kenangan telah menyajikan 40 juta cangkir dengan target 5,5 juta cangkir per bulan pada Q1 2022.
Baca Juga: Marrisya Icha dan Medina Zein Kembali Berseteru, Kali Ini Soal Belikan Rumah untuk Gala Sky
Kini Kopi Kenangan telah bertumbuh menjadi Kenangan Brands dan mempekerjakan lebih dari 3.000 staf di lebih dari 600 gerai di 45 kota di Indonesia.
“Kami sangat menantikan dapat melihat potensi Kopi Kenangan dan visinya untuk menjangkau pasar F&B yang berkembang pesat di Asia Tenggara,” ujar Edward. ***
Editor: Administrator



















