BANTENRAYA.COM – PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak memastikan akan menyiapkan kontigensi plan menghadapi potensi cuaca buruk selama mudik Lebaran 2026.
Kontigensi plan akan dilakukan dengan delaying sistem di Cikuasa Atas saat kondisi cuaca buruk.
Diketahui, kondisi cuaca di Pelabuhan Merak khususnya Selat Sunda sedang mengalami gelombang tinggi beberapa hari terakhir.
Hal itu mengakibatkan pelambatan penyeberangan kapal dan bongkat muat.
Bahkan, kondisi kemacetan terjadi hingga 5 kilometer lebih dari Pelabuhan Merak hingga Pintu Keluar Tol Merak.
BACA JUGA: Dishub Kabupaten Serang Dirikan 14 Pospam dan Siapkan 142 Personil pada Mudik Lebaran 2026
Kondisi tersebut membuat adanya penyekatan kendaraan dan pembatasan untuk mengehindari penumpukan di pelabuhan.
Pantauan Banten Raya di Pelabuhan Merak pada Kamis 5 Maret 2026, penumpukan antrean kapal masih terjadi di pelabuhan karena peningkatan intensitas truk.
Tampak juga terlihat fasilitas pelabuhan rusak karena terjangan gelombang seperti pembatas gelombang dan juga bantalan kapal di dermaga.
General Manager (GM) PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak Umar Imran menjelaskan, cuaca buruk membuat adanya pelambatan penyeberangan, sehibgga kontigensi plan akan dilakukan dengan mengkoordinasikan bersama Satlantas Polres Cilegon untuk melakukan delaying sistem.
“Tentunya yang menjadi kontigensi plant salah satunya cuaca karena berpengaruh terhadap kecepatan dan kelancaran penyeberangan nanti. Jika ada cuaca buruk akan berkoodinasi dengan pihak KSOP dan lantas untuk bisa mengatur distribusi kendaraan yang masuk ke Pelabuhan Merak. Akan ada delaying sistem,” ujarnya, Kamis, 5 Maret 2026.
BACA JUGA: Truk Menumpuk 5 KM dari Dermaga Merak Hingga Tol Merak Jelang Mudik Lebaran
Umar menegaskan, pihaknya juga terus melakukan koordinasi dengan stakeholder terkait dengan kondisi cuaca selama Mudik.
“Insya Allah selama mudim mudik akan aman dan cuaca baik,” ujarnya.
Disisi lain, jelas Umar, untuk perisapan mudik sendiri juga terus dilakukan pembenahan infrastuktur dengan pembangunan bufferzone, loket dan lainnya.
“Infrastuktur kami terus benahi termasuk juga pengecoran yang dilakukan untuk bufferzone di eksekutif,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Eksekutif Regional II PT ASDP Indonesia Ferry Vidon menyatakan, berdasarkan prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika cuaca pada musim mudik akan bagus. Namun, seluruh pemangku kepentingan tetap menyiapkan jika terjadi berbagai kemungkinan cuaca.
BACA JUGA: Siap-Siap War Tiket! Ini Tata Cara Daftar Program Mudik Gratis Dari Aplikasi Cilegon Juare
“Tentu semuanya dipersiapkan dengan adanya penyekatan dan pembatasan. Hal itu untuk memastikan keselamatan pengguna jasa,” jelasnya.
Vidon menyatakan, berharap para penumpang juga bisa untuk melakukan perjalanan sesuai dengan jadwal yang tertera di loket. Hal itu juga untuk menghidari penumpukan selama arus mudik.
“Kami harap penggunajasa juga bisa tertib sesuai jadwal, sehingga tidak ada penumpukan,” ujarnya.***


















