BANTENRAYA.COM – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) KOta Cilegon menilai kesadaran warga Kota Cilegon dalam kebersihan sampah di lingkungannya masih rendah.
Hal tersebut terlihat meski fasilitas tempat sampah sudah banyak disebar di sudut-sudut Kota Cilegon namun masih banyak pembuang yang sembarangan.
Kepala DLH Kota Cilegon Sabri Mahyudin mengatakan, meskipun sudah banyak tempat sampah yang disiapkan tetapi tak berpengaruh terhadap kesadaran warga Cilegon.
BACA JUGA: Ketua DPRD Kota Serang Muji Rohman Beri Nilai 7 di Satu Tahun Pemerintahan Budi-Agis
“Kalau dilihat kondisi sekarang masih rendah partisipasi masyarakat membuang sampah pada tempatnya,” katanya kepada Bantenraya.com, Minggu 22 Februari 2026.
“Ya padahal sudah disiapkan tempat sampah juga tapi masih pada buang sampah sembarangan,” terangnya.
Warga Cilegon tak hanya sulit untuk sekadar membuang sampah pada tempatnya, tetapi kerap kali pihaknya menemukan sampah-sampah di sungai.
BACA JUGA: Ultimatum Sekda Banten untuk ASN, Jangan Coba-coba Alasan Kinerja Turun Karena Puasa Ramadan
“Bahkan di sungai juga banyak yang sampah, sampai ada kasur segala yang dibuang di sungai,” ungkapnya.
Ia menegaskan, meskipun pihaknya sudah rutin melakukan berbagai macam upaya sosialisasi menjaga kebersihan lingkungan kepada warga, tetapi tak berpengaruh.
Membuang sampah pada tempatnya diharuskan dari adanya rasa kesadaran diri sendiri.
“Kita kan sudah sosialisasi juga, tapi balik lagi ke masyarakatnya, kalau tingkat kesadarannya masih rendah ya susah juga,” ujarnya.
Personel tim kuning pengangkut sampah juga rutin melakukan pengangkutan sampah di wilayah Kota Cilegon secara berkala.
“Dari kami personelnya pada rutin mengangkut sampah supaya sampahnya tidak menumpuk,” ucapnya.
Adapun waktu operasional pengangkutan sampah di Kota Cilegon yaitu pada pagi hari pukul 05.00 WIB sampai 08.00 WIB.
Waktu penyisiran lingkungan mulai dari pukul 09.00 WIB sampai 10.00 WIB, dan malam hari pukul 09.00 WIB sampai 00.30 WIB. ***
















