BANTENRAYA.COM – Bukan dari kebocoran gas, Walikota Cilegon telah memastikan asap kuning PT Vopak Terminal Merak dari hasil sisa pembuangan produksi.
Diketahui insiden tersebut terjadi pada pukul 13.30 WIB dikarenakan dari PT Vopak Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, mengeluarkan asap kuning.
Dari asap kuning itu telah mengakibatkan 58 warga yang tinggal di sekitar PT Vopak Terminal Merak dirujuk ke Puskesmas Grogol dan Puskesmas Pulomerak, dan tidak ada yang sampai rawat inap.
Pernyataan Walikota Cilegon Soal Gas PT Vopak
BACA JUGA: Curi Tiga Poin di Manahan Solo, Persib Bandung Mantap di Puncak Klasemen Sementara Super League
Walikota Cilegon Robinsar mengatakan, dirinya bersama stakeholder terkait hingga Forkopimda Cilegon telah berkoordinasi dengan pihak PT Vopak Terminal Merak mengenai asap kuning siang tadi.
“Asap kuning yang viral di masayarakat, kami langsung sidak ke PT Vopak Terminal Merak dan langsung berkomunikasi dengan pihak manajemennya,” katanya kepada awak media saat konferensi pers di PT Vopak Terminal Merak, Sabtu 31 Januari 2026 malam tadi.
Tetapi asap kuning itu terjadi bukan karena kebocoran gas, hanya sisa dari hasil pembuangan produksi PT Vopak Terminal Merak.
BACA JUGA: 30 Warga Dilarikan ke Puskesmas, Alami Sesak Napas Gegera Paparan Gas HN03 PT Vopak
“Saya pastikan tidak ada kebocoran baik pipa ataupun tanki yang terjadi di PT Vopak Terminal Merak, itu sisa pembuangan yang bercampur uap orange dan tidak ada yang terbakar,” jelasnya.
Asap kuning tersebut dapat dipastikan terjadi karena dari hasil sisa pembuangan bahan-bahan material produksi yang ada di PT Vopak Terminal Merak.
“Asap kuning itu akibat dari penampungan pembuangan sisa-sisa material, dan reaksinya disitu jadi keluar asap kuning,” ungkapnya.
Robinsar juga menyampaikan, masyarakat sekitar PT Vopak Terminal Merak, tak perlu khawatir mengenai insiden tersebut.
“Kami pastikan ke masyarakat InsyaAllah keadaan aman, dan akan kami evaluasi kedepannya untuk meningkatkan SOP,” ujarnya.
Sementara itu, HRD pada PT Vopak Terminal Merak Ajeng Yuanita menambahkan, asap kuning bukan berasal dari kebocoran dan timnya sudah melakukan pengecekan udara juga dengan hasil normal.
“Tidak ada kebocoran, operasional kami juga berjalan dengan normal, tim tanggap darurat kami juga langsung ambil action,” tambahnya.
Pihaknya akan berupaya supaya tak ada lagi insiden seperti ini di PT Vopak Terminal Merak.
“Tidak ada kelalaian SOP kerja, dan akan kami pastika tidak akan kejadian seperti ini lagi,” pungkasnya.
Dari insiden tersebut dipastikan tak ada korban jiwa dari pihak karyawan maupun warga sekitar. ***

















