BANTENRAYA.COM – Sebanyak 30 warga di RT 01/RW 01 Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol mengalami sesak napas gegera paparan Gas HN03 milik PT Vopak.
30 warga tersebut dilarikan ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan Kesehatan.
Diketahui, sekiranya pukul 13.00 WIB Pabrik atau tangki penyimpanan PT Vopak mengalami gangguan. Hal itu membuat gas HN03 yang ditimbun di area pabrik menyebar ke udara.
BACA JUGA: Tangki Timbun Milik PT Vopak Diduga Bocor, Bahan Beracun HNO3 Menyebar ke Udara
Camat Grogol Jajat menyatakan, ada satu wilayah yang dekat dengan pabrik mengeluhkan kondisi Kesehatan sesak napas. para warga tersebut sekarang mendapatkan pertolongan Kesehatan dengan dilarikan ke Puskesmas.
“Sekitar 30 orang yang mengeluhkan sesak napas. Tidak ada yang sampai muntah hanya sesak napas saja. Ini dilarikan ke Puskesmas terdekat di Puskesmas Kecamatan Pulomerak,” katanya, Sabtu 31 Januari 2026.
Jajat menjelaskan, sekarang kondisi sudah mereda. Bahkan, sedang dilakukan peninjauan juga dari Walikota Cilegon Robinsar dan Kepala DLH Kota Cilegon untuk memastikan semuanya aman.
“Sekarang sudah reda. Ini juga pak wali sedang ke lapangan dan Pak DLH juga disini,” ucapnya.
Sebelumnya, Kepala Bidang (Kabid) Pengawasan Lingkungan Hidup DLH Kota Cilegon Andi Rana menjelaskan, membenarkan jika asap tersebut dari PT Vopak. Asap sendiri berasal dari tangki timbun yang ada dalam area pabrik.
“Bahannya sementara itu HNO3 dari tangki timbun milik PT Vopak. Soal bocor dan lainnya belum ada rilis dari PT Vopak. Kami terus masih memantau,” katanya.
Andi menyampaikan, pihaknya meminta masyarakat untuk tidak mendekat area tersebut. Di mana, masyarakat sekitar juga diharapkan bisa mengantisipasi sementara dengan menutup hidung dengan kain basah.
“Sementara terpenting jangan mendekat arena tersebut lalu tutup hidung dengan kain basah,” ujarnya.
Andi mengungkapkan, masih memantau perkembangan PT Vopak tersebut. Sebab, jika masih ada maka bisa nantinya dilakukan evakuasi warga sekitar.
“Masih menunggu perkembangan selanjutnya apakah memungkinan adanya evakuasi warga sekitar atau tidak. Namun jika sekarang sepertinya sudah mulai bisa ditangani,” tegasnya.
Ia memastikan akan memberikan infomasi terhadap perkembangan soal PT Vopak tersebut.
“Nanti jika ada perkembangan kami akan update dan sampaikan yah,” pungkasnya. (Uri)

















