BANTENRAYA.COM – PT Agrobisnis Banten Mandiri (Perseroda) atau PT ABM menerima kunjungan Perseroan Daerah (Perseroda) Lampung Selatan Maju untuk menjajaki potensi kerja sama antar daerah, khususnya di sektor agribisnis jagung.
Pertemuan tersebut berlangsung di kantor pusat PT ABM, Ruko Sukses 2, Sumur Pecung, Kota Serang.
Rombongan Perseroda Lampung Selatan Maju dipimpin langsung oleh Direktur Utama Baiquni Aka Sanjaya, didampingi Direktur Operasional Ami Mahzumi, serta Nuri Safitri dan Saeb NH.
BACA JUGA: Indonesia Peringkat Kelima Kunjungan Wisatawan di ASEAN, Kebijakan Visa Jadi Penghambat
Sementara dari PT ABM hadir Sekretaris Perusahaan Irfan Nur Ma’ruf, Kepala SPI Sartono, Eko Noviyadi, M. Rizki Halim, dan Rio Firmansyah.
Direktur Utama Perseroda Lampung Selatan Maju Baiquni Aka Sanjaya menjelaskan, perseroda yang dipimpinnya bergerak di bidang perdagangan umum, agribisnis, dan pariwisata.
Pada sektor perdagangan umum, Perseroda Lampung Selatan Maju mulai mengembangkan pasar digital atau e-commerce sebagai upaya pemberdayaan usaha lokal melalui integrasi platform digital.
“Tujuan membangun e-commerce ini adalah untuk memberdayakan usaha lokal agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi sehingga dapat bermanfaat bagi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemerintahan Kabupaten Lampung Selatan yang akan membeli barang dan jasa sesuai dengan kebutuhan masing-masing,” terangnya.
Sementara itu, Direktur Operasional Perseroda Lampung Selatan Maju Ami Mahzumi menambahkan, sektor pertanian masih menjadi tulang punggung daerahnya, khususnya komoditas beras dan jagung.
Lampung Selatan dikenal sebagai salah satu lumbung padi dan penyangga pangan nasional karena tingginya produksi beras.
“Begitu juga dengan jagung, produksinya yang melimpah menjadikan jagung salah satu komoditas unggulan dengan hasil panen tinggi. Kami bisa menawarkan kerja sama benih jagung yang dapat menguntungkan petani dan juga perusahaan,” jelasnya.
Baiquni Aka Sanjaya menegaskan, arah pengembangan Perseroda Lampung Selatan Maju sejalan dengan arahan Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, yakni tidak semata mengejar keuntungan, tetapi juga mendorong pemberdayaan ekonomi rakyat, industri kreatif, serta Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM).
Itulah kenapa pariwisata menjadi fokus utama di Lampung Selatan karena besarnya potensi pariwisata yang menarik dapat ditemukan di sana.
“Kelakarnya Bapak Bupati mengatakan bahwa semua dinas yang ada di Lampung Selatan adalah dinas pariwisata. Artinya pengembangan pariwisata di Kabupaten Lampung Selatan tidak hanya bertumpu pada dinas pariwisata, melainkan merupakan tanggung jawab bersama sinergitas lintas sektoral seluruh dinas dan instansi terkait,” ujarnya. ***















