BANTENRAYA.COM – Realisasi pencapaian pajak kendaraan tahun 2025 di Kota Cilegon telah melampaui target, terkumpul mencapai Rp 92 miliar.
Berdasarkan data Samsat Kota Cilegon, pencapaian Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) selama tahun 2025 telah mencapai Rp 92 miliar.
Kepala UPTD Samsat Cilegon, Tb Mochamad Kurniawan mengatakan, pencapaian PKB selama 2025 telah melampaui target yang telah ditentukan sebesar Rp 90 miliar.
BACA JUGA: Pelaku Tambang Ilegal di Cilegon Sulit Dipidana, Banyak Permakluman Dalam Aturan
“Alhamdulillah penerimaan PKB tahun 2025 kemarin Rp 92 miliar, targetnya dari Rp 90 miliar, lebih Rp 2 miliar,” katanya kepada Banten Raya, Minggu 18 Januari 2026.
Pendapatan PKB Kota Cilegon tahun 2025 mayoritas bersumber dari program pemutihan pajak kendaraan.
“Tahun 2025 ini ada program pemutihan pajak kendaraan, jadi banyak masyarakat yang ikut berpartisipasi. Tapi di tahun ini udah ga ada penghapusan denda lagi ya,” jelasnya.
Adapun target PKB tahun 2026 ini meningkat dari tahun 2025 hanya Rp 90 miliar, kini targetnya mencapai Rp 104 miliar.
“Target PKB tahun 2026 Rp 104 miliar. Mudah-mudahan tahun ini bisa tercapai juga,” terangnya
Pihaknya akan mengupayakan berbagai macam program, dan berkolaborasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon untuk dapat mendorong ke pihak terkait dalam membayar pajak.
Sehingga nantinya target pencapaian pajak kendaraan di Kota Cilegon tahun 2026 dapat tercapai.
“Melalui kolaborasi dengan Pemkot bisa menggerakan kecamatan dan kelurahan, supaya bisa bekerjasama untuk pendataan dan penagihan,” ungkapnya.
Ia menuturkan, dalam realisasi pengumpulan pajak kendaraan selama 2025 tersebut, Kota Cilegon menempati urutan ke 2 setelah Kota Serang.
“Alhamdulillah dari hasil pengumpulan pajak selama 2025 kemarin kita ada di posisi ke 2 se-Provinsi Banten setelah Kota Serang,” tuturnya.
Kurniawan berharap, tahun 2026 ini pihaknya dapat mencapai target yang optimal, dan memberikan yang terbaik untuk Provinsi Banten.
“Mudah-mudahan Kota Cilegon bisa mencapai target yang optimal, saling berkerjasama dan berkolaborasi dengan pihak lain,” harapnya.***

















