BANTENRAYA.COM – Warga Kampung Mataram, Desa Sukarame, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, digegerkan dengan penemuan satu ekor ikan duyung atau dugong.
Keberadaan ikan duyung ditemukan warga dalam kondisi mati terdampar di Pesisir Pantai Penyu, Kampung Mataram.
Riandi warga setempat menyebut, ikan duyung ditemukan sudah mati di pesisir Pantai Penyu.
BACA JUGA: Pelestarian Terumbu Karang Perkuat Pariwisata Berkelanjutan di KEK Tanjung Lesung
Bangkai mamalia laut berukuran kecil tersebut sempat menjadi tontonan warga sekitar.
“Penemuannya semalam. Tapi ikannya sudah mati. Sudah dikubur di pantai,” katanya, Rabu (14/1).
Menurutnya, baru kali ini ada ikan duyung yang terdampar di pantai tersebut. Belum diketahui penyebab matinya ikan tersebut.
“Iya, baru lihat. Kematiannya gak tahu kenapa. Beberapa hari ini kan gelombang laut tinggi, mungkin terdampar sampai ke pesisir pantai,” ujarnya.
Perwakilan Loka PSPL Pandeglang-Serang, Fitron mengatakan, seekor ikan duyung yang terdampar di Pantai Penyu sudah ditangani.
Pihaknya sudah menerjunkan tim respon cepat untuk menangani mamalia laut yang terdampar tersebut.
“Tim respon cepat sudah mengidentifikasi, dan mencatat ciri-ciri tertentu terhadap satu ekor mamalia laut yang terdampar. Diketahui mamalia laut ini adalah jenis duyung spesies dugong dengan panjang total 140 centimeter,” terangnya.
Kematian dugong, lanjutnya, disebabkan karena terdampar.
Sebagai upaya konservasi, maka tim respon cepat melakukan penguburan terhadap mamalia laut yang terdampar di Pantai Penyu.
“Terdampar dan mati, dengan kategori sudah mengalami pembusukan. Dugog merupakan salah satu jenis mamalia laut yang berstatus dilindungi penuh dan dilarang dimanfaatan,” ujarnya. ***
















