BANTENRAYA.COM – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, menjadi motor kebangkitan pariwisata di Pandeglang Selatan. Pasalnya, keberadaan KEK Tanjung Lesung merupakan destinasi wisata nasional.
Demikian dikatakan Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani, pada acara penyerahan program pelestarian terumbu karang CSR In Journey Airports Alam Lestari di Hotel Kalica, Tanjung Lesung, Kecamatan Panimbang, Rabu (14/1).
Kata Bupati Dewi, pelestarian terumbu karang dapat memperkuat ekosistem pariwisata berkelanjutan di kawasan KEK Tanjung Lesung.
“Pariwisata masa depan ditentukan oleh kualitas lingkungan, maka kesehatan terumbu karang sangat penting agar ketahanan pantai terhindar dari abrasi,” kata Bupati Dewi.
Menurutnya, program CSR yang digulirkan In Journey Airports bukan sekadar bentuk kepedulian terhadap lingkungan, tetapi menjadi penguat ekosistem pariwisata berkelanjutan dengan melibatkan warga setempat.
“Ketika terumbu karang terjaga, nelayan akan mendapatkan manfaat. Ketika pantai terlindungi, destinasi wisata dapat bertahan. Dan ketika masyarakat lokal dilibatkan, ekonomi akan tumbuh secara inklusif,” ujarnya.
Bupati Dewi mengajak, semua pihak untuk berkolaborasi menjaga ekosistem laut melalui gerakan pelestarian terumbu karang, sehingga KEK Tanjung Lesung menjadi pariwisata berkelanjutan.
“Kami percaya kemajuan pariwisata tidak boleh mengorbankan alam. Justru pelestarian alam harus menjadi fondasi utama pariwisata yang berdaya saing,” terangnya.
Sementara itu, Deputi Angkasa Pura Indonesia Titi Permatasari yang mewakili General Manager Kantor Cabang Bandara Soekarno-Hatta mengatakan, program penanaman terumbu karang di kawasan KEK Tanjung Lesung merupakan bagian dari upaya konservasi.
Tujuannya, memulihkan ekosistem terumbu karang sekaligus mengembangkan wisata bahari.
“Program ini menjadi bentuk kontribusi kami dalam proses rehabilitasi dan reformasi ekosistem alam bawah laut di perairan Tanjung Lesung,” tuturnya. ***
















