BANTENRAYA.COM – Walikota Cilegon Robinsar mengingatkan agar rumusan pembangunan di kelurahan harus sesuai kebutuhan, target dan tepat sasaran.
Hal itu menjadi penting di tengah keterbatasan anggaran pemerintah daerah.
Prioritas utama pembangunan yang dilakukan di wilayah sendiri harus diarahkan pada kebutuhan dasar masyarakat, seperti perbaikan jalan rusak, penerangan lingkungan, penanganan titik-titik banjir, serta perbaikan rumah tidak layak huni.
Walikota Cilegon Robinsar mengatakan, target pembangunan harus dibatasi kepada masalah yang mendasar.
Di tengah keterbatasan anggaran maka memilah kebutuhan pembangunan menjadi penting
“Prinsipnya, fokus utama adalah perbaikan jalan rusak, lampu-lampu yang masih gelap, titik-titik banjir, dan rumah tidak layak huni. Jadi memang fokus terhadap hal itu,” katanya, Rabu 14 Januari 2026.
BACA JUGA: Banten Dikepung Banjir, Andra Soni Sudah Siapkan Trik Jitu untuk Penanganannya
Menurut Robinsar, di lapangan masih ditemukan pembangunan yang tidak menjadi urgensi, seharusnya hal itu tidak terjadi lagi.
Atas dasar itu, rumusan pembangunan yang dilakukan mayasrakat dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan atau Musrenbang Kelurahan harus benar-benar yang sesuai kebutuhan.
“Tidak semua tiitk kebutuhannya sama. Setiap daerah berbeda. Maka yang lebih urgen itulah yang harus diutamakan,” ujarnya.
Hal sama disampaikam Lurah Masigit Mulyadi, pihaknya merumusakan kebutuhan dasar berdasarkan musyarawah warga.
Warga paling mengetahui apa solusi dari masalah lingkungan.
BACA JUGA: Trik Antisipasi Banjir, Pemkot Cilegon Minta ASN dan Industri Kumpulkan Bibit Pohon
“Ini kami mengakomodir dan menyaring kembali kebutuhan pembangunan. Hasilnya nanti akan dikawal hingga Muaren tingkat berikutnya,” pungkasnya.***
















