BANTENRAYA.COM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan atau Dindikbud Kota Serang mencanangkan penerapan bahasa daerah Jawa Banten dan bahasa Inggris bagi pelajar SD Negeri dan SMP Negeri Kota Serang.
Pencanangan penerapan bahasa daerah Jawa Banten dan Bahasa Inggris ini terungkap dalam acara istighosah bersama 1.100 kepala sekolah PAUD/TK, SD dan SMP se Kota Serang yang diadakan di halaman kantor Dindikbud Kota Serang, Jumat 9 Januari 2026.
Dalam acara istighosah, Dindikbud Kota Serang meluncurkan resolusi pendidikan 2026. Dalam resolusi pendidikan 2026 itu terdapat sembilan poin, salah satunya adalah penggunaan bahasa daerah Jawa Banten, dan bahasa Inggris.
Kepala Dindikbud Kota Serang Ahmad Nuri mengatakan, resolusi pendidikan 2026 selaras dengan visi Walikota Serang Budi Rustandi, yakni mewujudkan pendidikan Kota Serang cerdas, berbudi dan peduli.
Ia menjelaskan, resolusi pendidikan 2026 terdapat sembilan poin. Sembilan poin resolusi pendidikan 2026 itu di antaranya mewujudkan lingkungan sekolah dan sekitar sekolah bersih, Serang Mengaji, penerapan bahasa daerah bebasan Jawa Serang, penerapan bahasa Inggris sekali dalam sepekan.
BACA JUGA: Kumpulan Ucapan Selamat Datang Bulan Desember 2025 dalam Bahasa Inggris Lengkap dengan Artinya
“Dan sembilan poin yang disampaikan tadi akan kita gerakan,” jelas dia.
Nuri menerangkan, peningkatan mutu bahasa Inggris menjadi mata pelajaran wajib di tahun 2027.
“Sekarang kita akan wajibkan di tiap sekolah tiap hari Kamis menggunakan bahasa Inggris. Bahasa Inggris yang kita gunakan menjadi alat komunikasi antar guru dan siswa nantinya. Kalau kekurangan guru bahasa Inggris kita akan kita petakan. Di samping itu kita menggunakan bahasa Jawa Banten. Nanti setiap Rabu itu ada bahasa Jawa Banten,” terang dia.
Selain penerapan bahasa daerah Jawa Banten dan bahasa Inggris, resolusi pendidikan 2026 juga mencanangkan program Serang Mengaji.
“Lalu program Kota Serang Mengaji wajib kelas 9 dan kelas 6 harus bisa baca Al-Qur’an. Berapa kekuatan yang belum bisa kita akan gelorakan itu semua,” bebernya.
BACA JUGA: Selamat! Rektor Uniba Lantik Pejabat Baru, Siap Majukan Visi dan Misi
Ia mengaku program kegiatan Dindikbud Kota Serang tahun 2026 sudah bisa dilaksanakan.
“Kita akan running di 2026. Running ini apa yang akan dilakukan dinas pendidikan ini. Apakah hanya normatif pada kerja-kerja yang di DPA saja yang memang sekarang mengalami efesiensi atau kita melakukan langkah-langkah progresif yang inovatif dalam rangka memberikan layanan pendidikan,” ucap dia.
Nuri juga mengungkapkan bahwa pihaknya dalam melaksanakan program kegiatan tidak terpaku pada postur APBD Kota Serang.
“Dinas pendidikan tidak hanya terpaku pada elemen postur APBD yang diberikan oleh Pemkot kepada dinas pendidikan, tapi harus ada keluar memastikan bahwa pelayanan pendidikan bisa kita lakukan,” pungkasnya.***















