BANTENRAYA.COM – Bangunan tebing Jembatan Ciwates, di Desa Sukaraja, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pandeglang, amblas.
Saat ini kondisi bangunan jembatan mengalami kerusakan cukup parah tidak bisa dilalui kendaraan roda empat.
Sukarna, warga setempat mengatakan, bangunan Jembatan Ciwates longsor beberapa hari lalu tergerus longsor.
Kerusakan jembatan disebabkan oleh intensitas curah hujan yang cukup tinggi.
BACA JUGA: Lolos Uji Lab, SPPG Aisha Bojong Canar Pastikan Menu MBG Higienis dan Bergizi
“Iya, ambruknya mah kemarin. Kejadiannya pas lagi hujan deras. Kebetulan di bawah jembatan ada Kali Ciwates,” kata Karna, Selasa (6/1).
Sebelum terjadi amblas, kata Karna, kondisi bangunan jembatan sudah lama mengalami kerusakan. Diperparah aliran Kali Ciwates mengalami peningkatan debit air.
“Memang bagian pondasi jembatan sudah pada retak-retak. Mungkin tidak bisa menahan derasnya aliran kali, sudah beberapa hari hujan terus menerus,” ujarnya.
Dikatakannya, jika bangunan jembatan tidak secepatnya dilakukan perbaikan, kerusakan jembatan akan tambah parah, sehingga menggangu aktivitas warga yang melintas.
“Saya berharap secepatnya ada penanganan perbaikan, jangan sampai dibiarkan tambah ambruk. Apalagi untuk sementara jembatan tidak bisa dilalui oleh mobil,” terangnya.
Sekretaris Desa Sukaraja, Dedi mengatakan, telah meninjau bangunan tebing Jembatan Ciwates yang amblas.
Berdasarkan pengecekan, ambruknya jembatan disebabkan oleh debit air Kali Ciwates, sehingga menyebabkan bangunan mengalami kerusakan.
“Sudah kami tinjau. Sebelum terkena dampak dari aliran kali, bangunan jembatan itu memang sudah mengalami keretakan,” terangnya.
Katanya, pihaknya akan mengusulkan perbaikan tebing jembatan kepada pemerintah daerah, karena belum dilakukan penanganan oleh dinas terkait.
“Nanti mau kami usulkan ke dinas terkait semoga segera diperbaiki,” ujarnya. ***
















