BANTENRAYA.COM – Program makan bergizi gratis (MBG) di Kota Serang belum fokus menyasar ke ibu hamil (bumil), ibu menyusui (busui), dan anak bawah lima tahun (balita) atau biasa disingkat B3.
Sejauh ini program MBG di Kota Serang baru fokus menyasar ke ke sekolah-sekolah mulai dari PAUD, TK, SD hingga SMA.
Perihal program nasional yang belum fokus menyasar ke B3 disampaikan Wakil Ketua Satgas MBG Kota Serang Yudi Suryadi yang juga menjabat Asisten Daerah (Asda) II Kota Serang.
BACA JUGA: Oemah Juare, Jual Aneka Jajan hingga Fashion di Cilegon Center Mall
Asda II Kota Serang Yudi Suryadi mengatakan, pelaksanaan MBG di Kota Serang di Kota Serang berjalan lancar, hanya ada beberapa hal yang memang perlu terus didorong khususnya kepada BGN terkait sasarannya.
“Nah kami ingin lebih fokus sasarannya kepada B3 yaitu ke Ibu Hamil, Ibu menyusui, dan balita, karena berdasarkan data target tersebut jadi belum maksimal. Itu berdasarkan pantauan kami di lapangan,” ujar Yudi, kepada Bantenraya.com.
Ia menjelaskan, alasan Pemkot Serang ingin MBG lebih fokus ke B3, karena dapat mencegah anga stunting di Kota Serang.
BACA JUGA: Xiaomi 15T Series Cocok untuk Fotografer, Dibekali Kamera Leica dengan Keunggulan Seperti Ini
“Kalau menyasar juga ke B3 itu bisa menurunkan angka stunting,” jelas dia.
Untuk penyaluran MBG di sekolah-sekolah di Kota Serang secara umum sudah maksimal.
“Kalau untuk sekolah alhamdulillah ini secara umum untuk usia sekolah ini sudah maksimal,” ucap dia.
Pemkot Serang, kata Yudi, akan mendorong terus bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang untuk lebih fokus sasarannya ke balita bumil busui (B3)
“Kami akan mendorong terus bersama dinas kesehatan untuk lebih fokus ke B3 sasarannya,” katanya.
Menurut dia, jumlah SPPG di Kota Serang terus fluktuatif.
“Nah saat ini SPPG, nah ini ternyata SPPG berdasarkan data ini bergerak terus. Total sampai hari Kamis kemarin itu ada 70 SPPG,” kata Yudi.

















