Selasa, 27 Januari 2026
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
Selasa, 27 Januari 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

Tiga Hari Berlalu, Banjir Masih Rendam Rumah Warga Kota Serang

Harir Baldan Oleh: Harir Baldan
4 Januari 2026 | 16:33
banjir

Memasuki hari ketiga, Lingkungan Cikedung RT 14 dan RT 15 RW 06 masih terendam banjir, Minggu 4 Januari 2026. (Harir Baldan/Bantenraya.com)

Bagikan Ke WhatsAppBagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Telegram

BANTENRAYA.COM – Memasuki hari ketiga pasca banjir, Lingkungan Kroya Indah RT 08 RW 07, Kelurahan Kasunyatan, dan Lingkungan Cikedung RT 14 dan RT 15 RW 06, Kelurahan Margaluyu, Kecamatan Kasemen, Kota Serang.

Pantauan di Lingkungan Kroya Indah, banjir masih di atas kaki orang dewasa. Namun ada pula beberapa warga yang tengah melakukan bersih-bersih lantai dan menguras air dari halaman rumahnya menggunakan perabot rumah tangga.

Sementara di Lingkungan Cikedung RT 14 dan RT 15 RW 06, air masih merendam rumah-rumah warga setempat. Ketinggian air diperkirakan mencapai 20 centimeter hingga 30 centimeter.

Salah seorang warga Lingkungan Kroya Indah, Madsari mengatakan, dari semalam air masih merendam ruangan rumahnya hingga mencapai 15 centimeter. Walau rumahnya masih dikepung banjir, Madsari bersama istrinya tetap memilih bertahan di rumahnya.

“Saya tidur di rumah di ranjang karena air masih banjir,” ujar Madsari, kepada Bantenraya.com ditemui di lokasi, Minggu 4 Januari 2026.

BACA JUGA: Kondisi Terkini Banjir di Pandeglang Selatan, 5 Desa Terdampak Warga Pilih Bertahan di Rumah

Tiga hari kebanjiran, ia mengaku merasakan gatal-gatal di bagian kedua kakinya. Madsari pun menemukan lintah air saat menguras air dari dalam rumahnya.

“Tadi ada lintah dua ekor masuk ke dalam. Air masuk ketinggian 25 centimeter,” ucap dia.

Tiga hari pasca banjir, barang-barang miliknya pun terendam air.

“Dua lemari pakaian terendam. Ranjang dan spring bed kerendam air,” ungkapnya.

Madsari mengusulkan air banjir agar dilakukan penyedotan menggunakan mesin, karena di lingkungannya terdapat kali mati yang sulit surut.

BACA JUGA: Baznas Cilegon Terus Salurkan Bantuan Logistik Korban Banjir melalui Dapur Umum

“Harus disedot soalnya kali mati tidak berjalan. Banyak sampah dan airnya nggak jalan karena banyak sampah. Di sini yang kebanjiran ada empat kampung Kroya Indah Permai, Kroya Lama, Jabang Bayi, Kroya Baru,” sebut Madsari.

BACAJUGA:

Pasar Baru Labuan

Penataan Parkir di Pasar Baru Labuan, Lapak PKL Digusur

27 Januari 2026 | 21:28
Pandeglang

Terpental dari Sepeda Motor Saat Hindari Jalan Berlubang, Penumpang Ojek di Pandeglang Meninggal Dunia

27 Januari 2026 | 21:13
Indeks Harmoni

Partisipasi Survei Indeks Harmoni di Kota Cilegon Minim, Dari 1.000 Responden Hanya 83 yang Mengisi

27 Januari 2026 | 20:59
Royal Baroe

Pemilik Toko di Kawasan Royal Baroe Minta Kendaraan Dibolehkan Melintas Selama 24 Jam

27 Januari 2026 | 20:47

Rizki warga Kroya Indah lainnya menyebut, Pemkot Serang lambat dalam penanganan pasca banjir, sebelumnya ketika terjadi genangan di Lingkungan Kroya Indah air cepat surut.

“Menurut saya ini lambat tanggap kalau sampai tiga hari. Biasanya tidak berhari-hari. Pagi tergenang, siangnya sudah surut,” ujar Rizki, ditemui di lokasi, Minggu 4 Januari 2026.

Menurut dia, lingkungannya bisa cepat surut jika saluran air (drainase) di Lingkungan Kroya Lama dibongkar.

“Kalau tidak dibongkar itu salurannya, sampai seminggu juga nggak bakal surut. Kasihan warga yang rumahnya dekat kali mati airnya masih belum surut,” ungkap dia.

BACA JUGA: Pemkot Serang Gercep Atasi Banjir, dari Dapur Umum hingga Penuntasan Biang Keroknya

Lantaran masih masih banjir, keluarga Rizki masih mengungsi di tempat ibadah yang tidak terdampak banjir.

“Sudah tiga hari keluarga saya masih mengungsi di mushola. Ini mah mau ngelihat kondisi rumah aja,” tuturnya.

Serupa dikatakan warga Lingkungan Cikedung RT 15 RW 06, Kelurahan Margaluyu, Kecamatan Kasemen, Purwa. Purwa mengatakan, memasuki hari ketiga lingkungannya masih dikepung banjir.

“Masih banjir di atas mata kaki orang dewasa. Kalau waktu hari pertama nyampe sepaha orang dewasa atau sekitar 80 centimeter,” ujar Purwa, ditemui di lokasi, Minggu 4 Januari 2026.

Ia mengaku belum bisa melakukan banyak rutinitas, karena rumahnya masih terendam banjir.

BACA JUGA: Budi Rustandi Ancam Bongkar Bangunan Liar Pemicu Banjir di Banten Lama

“Belum bisa ngapa-ngapain. Masih banjir,” ucap dia dengan nada tegar.

Purwa mengungkapkan, banjir melanda lingkungannya karena air Kali Padek meluap.

“Kurang tahu sih kalau penyebabnya mungkin curah hujannya terlalu tinggi kali ya. Mungkin bisa jadi, karena Kali Padek meluap karena ada puing-puing rumah yang tidak cepat dinormalisasi dan infonya tanggul di Kenari jebol,” ungkapnya.

Ia mengakui bahwa banjir lingkungannya sulit untuk cepat surut, karena berada di tengah sawah dan Kali Padek masih banjir.

“Ya mudah-mudahan tidak turun hujan dulu, karena kalau hujan lagi makin lama surutnya” katanya.***

Editor: Gillang Mubarok
Tags: banjirKota SerangWarga
Previous Post

Dari 11 Juta Wajib Pajak, Baru 8 Ribu yang Lapor SPT Lewat Coretax

Next Post

Walikota Cilegon Tetapkan Status Siaga Bencana Hidrometeorologi, Puncak Musim Hujan Masih Satu Bulan Kedepan

Related Posts

Pasar Baru Labuan
Daerah

Penataan Parkir di Pasar Baru Labuan, Lapak PKL Digusur

27 Januari 2026 | 21:28
Pandeglang
Daerah

Terpental dari Sepeda Motor Saat Hindari Jalan Berlubang, Penumpang Ojek di Pandeglang Meninggal Dunia

27 Januari 2026 | 21:13
Indeks Harmoni
Daerah

Partisipasi Survei Indeks Harmoni di Kota Cilegon Minim, Dari 1.000 Responden Hanya 83 yang Mengisi

27 Januari 2026 | 20:59
Royal Baroe
Daerah

Pemilik Toko di Kawasan Royal Baroe Minta Kendaraan Dibolehkan Melintas Selama 24 Jam

27 Januari 2026 | 20:47
Kelurahan Kalitimbang
Daerah

Pembangunan Infrastruktur di Kelurahan Kalitimbang Andalkan Program Pokmas dan Pokir DPR

27 Januari 2026 | 20:33
Kabupaten Lebak
Daerah

Lansia di Kabupaten Lebak Hanyut dan Hilang saat Menyeberangi Sungai Ciujung

27 Januari 2026 | 20:24
Load More

Popular

  • Pemkot Cilegon

    Satgas PAD Pemkot Cilegon Bakal Paksa Sekolah Negeri Beli Air Kemasan dari Perumda Cilegon Mandiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puluhan Pedagang Daging di Kios Pasar Kranggot Cilegon Kompak Mogok Jualan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arti Kalimat ‘Nyawit Nih Orang’ yang Banyak Digunakan di Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Soto Klaten Tempat Sarapan Favorit Warga Serang, Harganya Cuma Rp5 Ribu dan Bikin Kenyang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Serang Boyong RKUD dari Bank BJB ke Bank Banten

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OPD Pemkot Cilegon Diminta Pintar Cari Dana Pusat, Bapperida Punya Keyakinan Soal Mandatori Efisiensi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Cilegon Minta Jatah 20 Ribu Liter Minyakita untuk KKMP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Riyan Hidayat Gantikan Kursi Ahmad Farisi di DPRD Provinsi Banten

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 10 Pejabat Eselon II Pemprov Banten Dilantik, 3 Di antaranya Promosi Jabatan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lurah Kebonsari Bangun Saung Bengkel Inovasi Tanpa APBD Untuk Kumpul Warga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trending
  • Comments
  • Latest
SMAN 1 Cimarga

Pengakuan Siswi SMAN 1 Cimarga yang Ikut Mogok Sekolah, Bukan Dukung Siswa Merokok tapi……

18 Oktober 2025 | 12:16
matahari cilegon

Gedung Eks Matahari Lama Cilegon Mulai Dibersihkan, Bakal Jadi Gedung UMKM

8 Januari 2026 | 18:36
Forum Honorer Kota Serang

Forum Honorer Serang Nilai Pelantikan 3.800 PPPK Paruh Waktu sebagai Pelecehan Martabat Pekerja

22 Oktober 2025 | 22:25
SMAN 1 Cimarga

Para Siswa SMAN 1 Cimarga Kena Mental Terus Dipojokan Warganet, Pemkab Lebak Kirim Psikolog

16 Oktober 2025 | 19:45

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Bjb Backup Total Pembiayaan UMKM

Asooooy… Kepala Desa akan Diajak Studi Banding ke Korea dan China

Seluruh Ospek di Kampus Diputuskan Digelar Online, Termasuk di Banten

Mudik Resmi Dilarang, Efektif 24 April

Pasar Baru Labuan

Penataan Parkir di Pasar Baru Labuan, Lapak PKL Digusur

27 Januari 2026 | 21:28
Pandeglang

Terpental dari Sepeda Motor Saat Hindari Jalan Berlubang, Penumpang Ojek di Pandeglang Meninggal Dunia

27 Januari 2026 | 21:13
Indeks Harmoni

Partisipasi Survei Indeks Harmoni di Kota Cilegon Minim, Dari 1.000 Responden Hanya 83 yang Mengisi

27 Januari 2026 | 20:59
Royal Baroe

Pemilik Toko di Kawasan Royal Baroe Minta Kendaraan Dibolehkan Melintas Selama 24 Jam

27 Januari 2026 | 20:47

Tag

2022 Andra Soni ASN banjir Banten BRI Brigadir J BRI Super League Cilegon drakor drama Korea Film Harga Tiket Helldy Agustian Indonesia Jadwal jadwal tayang Kabupaten Lebak kabupaten serang Kota Cilegon Kota Serang Lebak link nonton link twibbon lowongan kerja Pandeglang Pemkot Cilegon pemkot serang Pemprov Banten pilkada Polisi Preman Pensiun 6 Preman Pensiun 7 profil provinsi banten Ramadhan Robinsar serang sinopsis spoiler sub indo Timnas Indonesia Twibbon UMKM viral
Banten Raya

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda

Nomor ID Pers : 26666 | Status Pendataan : Terverifikasi Faktual | Sertifikat : 1393/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Digital Banten Raya
  • Ecommerce Banten Raya
  • Siding Banten Raya
  • Share Banten Raya

Ikuti Kami

  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda