BANTENRAYA.COM – Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas meninjau bencana banjir yang terjadi di Desa Tonjong, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang pada Sabtu, 3 Januari 2025.
Diketahui banjir disebabkan oleh meluapnya sungai Tonjong sehingga merendam puluhan hektare sawah dan rumah warga bahkan ketinggian air mencapai 60 centi meter.
Najib Hamas mengatakan, terdapat empat RT di Desa Tonjong yang terdampak banjir karena terjadi intensitas curah hujan yang cukup tinggi pada Jumat 2 Januari 2025 malam.
“Ketinggian (banjir) sampai 60 centimeter, tapi tadi sudah sedikit berkurang, sebagai rumah di 4 RT itu terendam. Jadi ada sebagian yang tidak bisa masak,” ujarnya.
Ia menjelaskan terdapat beberapa wilayah yang diterjang bencana hidrometerologi seperti di Kecamatan Mancak, Kibin, Anyar, Ciruas, Waringinkurung dan beberapa kecamatan lainnya.
BACA JUGA: Hujan Deras Picu Tebing Longsor di Pandeglang, Akses Tiga Desa Terputus
“Hari ini serempak beberapa OPD sudah bertugas untuk membantu di lapangan. termasuk di Desa Panosogan, Kecamatan Cikeusal. Saya juga mengunjungi Mako BPBD untuk memantau bencana,” katanya.
Najib Hamas menuturkan, selain derasnya intensitas hujan, banjir tersebut didominasi disebabkan oleh penyempitan saluran drainase sehingga menyumbat aliran air.
“Di Tonjong itu adalah penyempitan sungai, jadi ada normalisasi sungai dari 3,5 km baru selesai 1 km. Longsor di Mancak juga membuat jalan tertimbun, tapi sudah ditangani,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, kondisi banjir di beberapa lokasi seperti di Perumahan Bumi Ciruas Permai, Kecamatan Ciruas dan Desa Ketos, Kecamatan Kibin juga sudah berangsur surut.
“Langkah-langkah yang dilakukan Pemda itu pertama adalah tanggap darurat terkait dengan kebutuhan makan siap saji. Dinsos sudah menyiapkan 10 ton bantuan logistik,” paparnya.
BACA JUGA: Industri Sapu Lidi di Desa Sindangheula Jadi Percontohan Nasional
Pihaknya memastikan unsur BPBD tidak ada yang libur untuk melakukan penanganan di wilayah yang terdampak bencana.
“Enggak ada yang libur, semuanya WFA (Work From Anyware). Kita harus siap siaga menghadapi bencana yang mungkin akan datang,” tuturnya.***

















