BANTENRAYA.COM – Tebing setinggi enam meter di Kampung Cikaroya, Desa Panjangjaya, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, mengalami longsor.
Akibatnya, material tanah menutup akses jalan warga tiga desa, yakni Desa Panjangjaya, Desa Ramea, dan Desa Cikumbueun.
Camat Mandalawangi, Yani Sastra Negara mengatakan, tebing longsor di Kampung Cikaroya disebabkan oleh curah hujan tinggi, sehingga menyebabkan material tanah menutup akses jalan antar desa.
BACA JUGA: Gorong-gorong Jalur Pendakian Gunung Haseupan Amblas, Warga Pasang Tanda Darurat
“Curah hujan lebat menyebabkan longsor di Kampung Cikaroya, yang mengakibatkan akses jalan warga tiga desa tidak bisa dilalui kendaraan roda empat,” kata Yani, Senin (29/12).
Dijelaskannya, saat ini material tanah longsor sedang dibersihkan oleh warga bersama petugas kebencanaan. Diimbau kepada para pengendara untuk sementara tidak melintas di jalan tersebut karena tertutup tanah dan pohon.
“Sekarang kami bersama Muspika, petugas kebencanaan, kepala desa, dan warga sedang melakukan gotong royong untuk membuka kembali akses jalan yang tertutup tanah agar untuk roda dua bisa melintas,” jelasnya.
Dalam upaya mencegah tebing tersebut tidak kembali longsor, kata Yani, pihaknya akan mengusulkan kepada dinas terkait agar dibangun tembok penahan tanah.
“Nanti kita usulkan untuk dibangun bronjong. Kebetulan sudah dicek juga sama DPUPR,” ujarnya.
Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pemadam Kebakaran Pandeglang, Acep Firmansyah menerangkan, tim reaksi cepat sudah melakukan evakuasi terhadap tanah longsor di Kampung Cikaroya, Desa Panjangjaya, Kecamatan Mandalawangi.
Pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak desa dan kecamatan terkait evakuasi material tanah tersebut.
“Tim kami sudah di lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi tanah bersama warga,” terangnya. ***


















