BANTENRAYA.COM – Kunjungan Perpustakaan di Kabupaten Serang mengalami penurunan yang sangat signifikan sehingga membuat angka minat baca masyarakat semakin rendah.
Dalam data yang diterima Bantenraya.com dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPKD) Kabupaten Serang menunjukan angka kunjungan perpustakaan turun sebesar 2.968 orang.
Kepala Bidang Pengolahan Layanan dan Pelestarian Bahan Perpustakaan DPKD Kabupaten Serang Iim Rohimudin mengatakan, pada tahun 2024 kunjungan perpustakaan mencapai 9.221 orang yang terdiri dari 4.465 laki laki dan 4.756 perempuan.
BACA JUGA: Minat Investasi Meningkat, Investor Pasar Modal di Banten Tembus 999 Ribu SID
“Sedangkan pada tahun 2025 kunjungan perpustakaan mencapai 6.253 yang terdiri dari 2.774 laki-laki dan 3.479 perempuan. Artinya turun 2.968 orang,” ujarnya di tempat kerjanya, Jumat 2 Januari 2025.
Ia menjelaskan, angka kunjungan perpustakaan bisa jauh lebih rendah jika pemerintah tidak aktif menyasar ke berbagai tempat dengan menghadirkan perpustakaan keliling (Pusling) untuk menjemput bola.
“Harus banyak jemput bola dan banyak sosialisasi di masyarakat. Termasuk kita juga harus mengadaikan event-event untuk meningkatkan partisipasi membaca,” katanya.
Iim menuturkan, turunnya jumlah kunjungan ke perpustakaan juga dipengaruhi oleh pesatnya perkembangan teknologi yang merubah pola kebiasaan masyarakat untuk membaca buku.
“Malasnya itu karena kembali lagi ke gadget. Jadi anak-anak tuh masih ke situ larinya, harus ada penggeraknya gitu. Untuk lokasi perpusda juga belum banyak yang tahu karena lokasiny di tengah-tengah pemerintahan,” jelasnya.
Perpusda Baru Diharapkan Dongkrak Minat Baca
Ia mengungkapkan, hadirnya bantuan Perpustakaan Daerah (Perpusda) dari Pemerintah Pusat yang dibangun di Desa Sindangsari, Kecamatan Pabuaran diharapkan bisa mendekatkan pelayanan terhadap masyarakat.
“Kalau kita sudah bikin gedung, nanti kita anggarkan untuk minat baca itu. Supaya nanti bikin event. Termasuk nanti kita ada lima Pusling semuanya digerakkan ke wilayah-wilayah yang tidak terjangkau,” paparnya. ***

















