BANTENRAYA.COM – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyoroti kerawanan terjadinya cuaca ekstrem belakangan ini, terutama di perairan.
Hal tersebut menjadi perhatian khusus AHY mengingat periode angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) akan segera diberlakukan.
Demikian diungkapkan AHY saat meninjau seluruh persiapan fasilitas dan armada di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Sabtu 20 Desember 2025.
BACA JUGA: Persis Solo Tumbang di Banten, Laskar Sambernyawa Terjerembab Jadi Juru Kunci
Ia mengatakan, pihaknya bersama pemangku kepentingan lainnya berkomitmen akan terus mengawal proses arus lalu lintas warga selama periode Nataru 2026.
Kata dia, masyarakat perlu mewaspadai cuaca akhir tahun atau cuaca ekstrem terutama bagi mereka yang akan melakukan penyeberangan melalui pelabuhan.
“Kami sepakat bahwa ini semua harus kita kawal apalagi dihadapkan dengan dinamika cuaca akhir-akhir ini yang harus kita antisipasi,” katanya.
BACA JUGA: Prabowo Pimpin Akad Rumah Terbanyak, Ini yang Kita Ingin Orang Kecil Punya Rumah
Ia meminta, seluruh masyarakat agar dengan cermat memperhatikan prakiraan cuaca yang selalu diperbarui oleh pihak BMKG.
“Kita harus ikuti dengan cermat prakiraan cuaca yang selalu di-update setiap saat oleh jajaran BMKG untuk mengantisipasi cuaca,” pintanya.
“Keberangkatan kapal juga diharapkan sesuai jadwal meskipun ada hal yang tidak dapat dikontrol 100 persen seperti kendala cuaca,” ungkapnya.
Selain itu, dalam rangka menyambut peringatan Nataru 2026, pemerintah juga telah menyiapkan insentif diskon untuk tiket penyebrangan sebesar 19 persen.
AHY menjelaskan, bahwa adanya diskon tiket penyebrangan tersebut sesuai arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
Diskon sebesar 19 persen akan mulai berlaku pada 22 Desember 2025 sampai 10 Januari 2026.
“Kita berusaha menurunkan biaya perjalanan sesuai arahan dari Pak Prabowo Subianto, diskon sebesar 19 persen mulai 22 Desember hingga 10 Januari 2026,” jelasnya.
Terkait persiapan para petugas dan stakeholder lainnya di jalan raya, bufferzone, pelabuhan dan lain-lain, dipastikan dapat berjalan dengan lancar.
Tak hanya itu, AHY juga meminta tiket elektronik penyeberangan dapat berjalan dengan baik.
“Pengecekan kesesuain data tiket terutama elektronik tiket harus kita pastikan sesuai dan berjalan lancar,” pungkasnya. ***
















